Berita

Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 22 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Politik

Prabowo Gelar Ratas KEK, Investasi 2024 Lampaui Target Rp90,1 Triliun

SELASA, 22 JULI 2025 | 18:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (Ratas) untuk membahas perkembangan terkini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 22 Juli 2025. 

Rapat yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, serta perwakilan dari berbagai KEK, baik secara fisik di istana maupun virtual dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rapat tersebut, pemerintah mengevaluasi capaian KEK selama tahun 2024, yang dinilai melampaui ekspektasi dalam hal realisasi investasi maupun penyerapan tenaga kerja. 


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengungkap total nilai investasi yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2024 mencapai Rp90,1 triliun. 

Menurut Rosan, Angka ini melampaui target semula yang ditetapkan sebesar Rp78,1 triliun.

“Januari sampai Desember 2024 itu Rp90,1 triliun, dari target investasi di kawasan KEK itu tadinya Rp78,1 triliun. Jadi kita melewati target untuk 2024,” ujarnya kepada awak media.

Tak hanya mencetak prestasi dari sisi investasi, sektor ketenagakerjaan juga mencatat hasil positif. Selama tahun 2024, kawasan-kawasan KEK di seluruh Indonesia berhasil menyerap 47.747 tenaga kerja, melampaui target awal yang hanya sebesar 38.953 orang.

“Penyerapan tenaga kerjanya di 2024 itu 47.747, melebihi target dari yang 38.953,” ungkap Rosan.

Dalam kesempatan itu, Rosan juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun lalu terdapat tambahan 72 pelaku usaha baru yang bergabung dan beroperasi di berbagai KEK. 

Dengan penambahan tersebut, secara kumulatif dari tahun 2012 hingga 2024, jumlah pelaku usaha yang telah beraktivitas di KEK mencapai 403 entitas.

Selama periode yang sama, akumulasi investasi yang masuk ke kawasan-kawasan khusus tersebut telah menembus angka Rp263,4 triliun dan membuka lapangan kerja bagi lebih dari 160 ribu orang.

“Keseluruhan dari 2012 sampai 2024, capaian kumulatif di KEK itu Rp263,4 triliun, dengan jumlah pelaku usaha 403, dan penciptaan tenaga kerjanya itu selama 2012 sampai 2024 itu 160.874,” jelas Rosan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya