Berita

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid/Ist

Bisnis

Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi dari Akar Rumput

SELASA, 22 JULI 2025 | 08:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif peluncuran 80.000 unit Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah.

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk membangun basis ekonomi rakyat dari akar rumput.

“Kopdes Merah Putih bukan sekadar program, melainkan fondasi baru bagi lahirnya tata ekonomi yang lebih adil dan berkeadilan sosial. Di sinilah desa didorong bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi subjek utama dalam arsitektur ekonomi nasional,” kata Kholid, seperti dikutip redaksi melalui keterangan resminya, Selasa, 22 Juli 2025.


Ia menekankan bahwa tantangan terbesar pembangunan Indonesia bukan semata soal angka pertumbuhan, tetapi soal pemerataan dan kemandirian desa. Ketimpangan antara kota dan desa masih menciptakan jurang kesejahteraan yang lebar.

“Koperasi harus tampil sebagai lokomotif ekonomi rakyat. Dengan tata kelola yang amanah dan profesional, Kopdes dapat menjadi pusat produksi, distribusi, dan inovasi berbasis potensi lokal. Dari desa untuk Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, Kholid mengingatkan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan bagian dari warisan historis dan kultural bangsa.

“Bung Hatta telah meletakkan fondasi koperasi sebagai jalan tengah antara kapitalisme dan sosialisme—jalan khas Indonesia. Maka peluncuran Kopdes Merah Putih adalah ikhtiar untuk menunaikan kembali amanat sejarah dan cita-cita para pendiri bangsa,” ungkapnya.

Sekjen PKS juga menegaskan komitmen partainya dalam mengawal keberhasilan program ini dari hulu ke hilir. Mulai dari penguatan regulasi, pengalokasian anggaran, hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan.

“PKS akan mengawasi program ini berjalan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Jangan sampai semangat besar ini terhambat oleh moral hazard, birokrasi yang lambat, atau praktik rente yang mencederai kepercayaan rakyat,” tutup Kholid.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya