Berita

Presiden Prabowo Subianto di peresmian Kopdes Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin, 21 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Politik

Kopdes Merah Putih Punya Gudang, Apotek, dan Gerai di Seluruh Indonesia

SENIN, 21 JULI 2025 | 19:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian rakyat melalui pembentukan 80.081 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.

Dalam pidatonya saat meresmikan kelembagaan koperasi tersebut di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025, Prabowo menekankan pentingnya memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok agar masyarakat kecil dapat memperoleh barang-barang penting dengan harga yang lebih terjangkau.

"80.000 koperasi ini adalah suatu upaya untuk memperpendek rantai distribusi, rantai aliran bahan-bahan penting bagi rakyat,” ujar Prabowo.


Dengan koperasi ini, pemerintah membuka ruang bagi pembangunan infrastruktur vital di tingkat desa, seperti gudang logistik, apotek, dan gerai kebutuhan pokok, yang akan dikelola secara langsung oleh masyarakat setempat.

Melalui sarana ini, obat-obatan generik, pupuk, dan sembako dapat didistribusikan lebih cepat dan murah, menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengaksesnya.

"Obat-obat yang penting bagi rakyat kecil, rakyat yang ekonominya masih lemah. Mereka harus punya akses kepada obat-obat penting dalam harga terjangkau," kata Prabowo.

Presiden juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap praktik-praktik curang dalam distribusi bahan pokok seperti beras dan minyak goreng, yang selama ini kerap merugikan rakyat.

Ia menyebut bahwa saat ini pemerintah telah memiliki teknologi yang akan mempercepat deteksi anomali dan menindak pelaku kecurangan harga di lapangan.

"Zaman sekarang banyak gadget Teknologi akan diawasi ketat, menteri koperasi wakil menteri koperasi semua ada sistemnya semua aliran uang masuk keluar semua harus pakai teknologi. Jadi kata-kata ketua untung duluan sudah tidak berlaku lagi di era kita sekarang," kata Prabowo.

Selain menyoroti aspek teknis, Prabowo juga mengingatkan pentingnya komitmen moral dan kebangsaan dalam menjalankan program ini. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, meletakkan kepentingan rakyat dan negara di atas segalanya.

"Mari kita tegakkan kebenaran dan keadilan. Kita tegakkan kepentingan bangsa dan rakyat di atas kepentingan lain. Jangan kita lihat partai, kelompok, jangan hanya di dada kita yang merah putih," seru Prabowo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya