Berita

Ojek online di Indonesia/Net

Politik

Oraski: Potongan Tarif 10 Persen Bisa Mengancam Aplikator dan Ojol

SENIN, 21 JULI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana potongan aplikasi ojek online sebesar 10 persen ditentang Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski).

Ketua Umum Oraski, Fahmi Maharaja khawatir, penurunan potongan dari 20 persen menjadi 10 persen justru berisiko bagi kelangsungan penyedia aplikasi transportasi online.

"Prinsip kami mendukung kesejahteraan driver online namun jangan memperburuk ekosistem transportasi online yang selama ini sudah berjalan dengan baik," kata Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 Juli 2025.


Oraski memandang, kebijakan potongan tarif merupakan ranah bisnis ke bisnis (B to B) antara aplikator dan mitra. Pemerintah sebagai regulator seharusnya tidak masuk terlalu jauh ke dalam ruang tersebut.

"Apabila pemotongan biaya aplikasi ditekan, ini akan kontraproduktif karena dampak yang ditimbulkan bikan menaikkan pendapatan driver, melainkan hanya berdampak kepada tarif ke penumpang yang akan semakin rendah," jelasnya.

Alih-alih menurunkan potongan tarif, Oraski menyarankan solusi lain untuk meningkatkan kesejahteraan driver, misalnya pemerintah memberikan insentif pajak, subsidi kendaraan, hingga potongan pajak untuk pembelian suku cadang bagi driver.

“ORASKI percaya keberlangsungan sektor transportasi online hanya bisa dijaga melalui dialog yang sehat, regulasi proporsional, dan keterlibatan mitra pengemudi sendiri.

"Kami akan terus berada di jalur perjuangan yang rasional dan solutif tanpa perlu terjebak dalam dinamika politik sesaat yang justru dapat merusak ekosistem yang telah kita bangun bersama,” tutup Fahmi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya