Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tahun 2025 di Solo, Minggu, 20 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Politik

Prabowo Pakai Istilah Serakahnomics, Sindir Elite Rakus di Kongres PSI

SENIN, 21 JULI 2025 | 09:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap perilaku ekonomi segelintir elite yang dinilai merugikan negara dan rakyat. 

Dalam pidato penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tahun 2025 di Solo, Minggu, 20 Juli 2025, Prabowo memperkenalkan istilah baru serakahnomics untuk menyindir praktik rakus elite dalam ekonomi.

Menurut Prabowo, serakahnomics menggambarkan perilaku ekonomi yang tidak hanya tidak adil, tetapi juga telah melampaui batas-batas kewajaran dan moralitas. 


Ia menyoroti adanya kelompok elite yang terus menggerogoti kekayaan negara meski telah berulang kali diingatkan. Menurutnya serakahnomics merupakan fenomena ekonomi baru yang tidak diajarkan di bangku kuliah dan tidak tercatat dalam literatur ekonomi manapun.

"Ini ada masa baru ekonomi itu yang saya sebut mazhab serakahnomics. Serakahnomics ini sudah lewat, nggak ada di buku, nggak ada di universitas ekonomi kayak begini. Ini ilmu serakah," jelasnya. 

Ia bahkan memperingatkan pihak-pihak elite yang serakah akan ditangani dengan serius oleh pemerintah.  

"Tapi ya tunggu tanggal mainnya," tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan tegas dalam menghadapi pihak-pihak yang terus merugikan negara dengan cara-cara tidak etis.

“Saudara-saudara, pada tanggal 20 Oktober 2024 saya dan Mas Gibran disumpah di depan rakyat Indonesia. Kami disumpah untuk memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala perundang-undangan yang berlaku,” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut menjadi landasan atas komitmen Prabowo dalam menegakkan hukum dan konstitusi demi melindungi kekayaan negara dari tindakan para pelaku yang disebutnya maling-maling luar biasa.

“Karena itu, Insya Allah saya hanya minta kekuatan dari Yang Maha Kuasa, berilah saya kekuatan untuk saya berani menegakkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Kekayaan kita luar biasa, tapi maling-maling pun luar biasa," kata Prabowo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya