Berita

Presiden Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo: Semua Kader PSI Harus Jadi Aktivis Melindungi Gajah

MINGGU, 20 JULI 2025 | 23:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keputusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengubah logo partai dari mawar menjadi gajah.

Hal ini dikatakan Prabowo dalam pidatonya di acara penutupan Kongres PSI 2025 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Jawa Tengah pada Minggu malam, 20 Juli 2025.

Menurut Prabowo, dengan perubahan logo tersebut, Prabowo mendorong para kader PSI untuk menjadi aktivis pelindung gajah.


"Berarti semua kader PSI harus menjadi aktivis melindungi gajah, karena gajah masih terancam, mereka diburu oleh untuk gadingnya walaupun sudah dilarang, kemudian habitat mereka semakin terjepit," kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan bahwa populasi gajah di Sumatera bagian utara diperkirakan tinggal sekitar 700 ekor, sementara beberapa ratus ekor lainnya masih ditemukan di Way Kambas, Lampung.

Di sisi lain, kata Prabowo, kawasan Taman Nasional Way Kambas seluas 120.000 hektare akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengaku bahwa salah satu hewan yang paling dia sayang adalah gajah.

"Jadi saya terima kasih saudara memilih gajah sebagai simbol, dan itupun juga pintar juga, jadi saya agak titik lemah kalau menghadapi PSI sekarang ini. Akalnya banyak rupanya PSI ini," kata Prabowo.

Kongres PSI 2025 digelar pada 19-20 Juli 2025 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo dan dihadiri oleh ribuan kader dari seluruh Indonesia.

Putra bungsu Joko Widodo, Kaesang Pangarep, kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP PSI periode 2025-2030 lewat proses voting secara daring (e-vote) yang dilakukan para kader.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya