Berita

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di penutupan kongres di Solo (tangkapan layar/RMOL).

Politik

Kaesang: Tidak Ada Alasan PSI Tidak Mendukung Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis

MINGGU, 20 JULI 2025 | 22:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung program-program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terutama sekolah rakyat.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menegaskan sekolah rakyat adalah bentuk nyata negara hadir untuk mencetak generasi unggul sekaligus memutus rantai kemiskinan dari akarnya.

"(Sekolah rakyat) sebuah inovasi yang menyentuh langsung kelompok paling rentan, anak-anak dari miskin ekstrem termasuk anak-anak jalanan yang tak terdaftar dalam sistem pendidikan nasional," kata Kaesang dalam pidato penutupan kongres PSI 2025 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu malam 20 Juli 2025


Dengan menggunakan model boarding school atau asrama, sekolah gratis kata Kaesang bukan hanya memperluas akses pendidikan tapi juga menyelamatkan masa depan mereka.
Selain itu, PSI memberikan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis. PSI kata bungsu mantan Presiden Jokowi meyakini tidak akan pernah ada pembangunan berkelanjutan tanpa pemenuhan dasar rakyatnya.
"Dan pemenuan gizi bagi anak-anak bangsa adalah fondasi utama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan tangguh. Sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia," ucap Kaesang di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan peserta kongres.

Kaesang menyinggung banyak yang nyinyir untuk apa memberi makan bergizi gratis mending fokus pengembangan pendidikan.

Dia menegaskan justru Presiden Prabowo melakukan kedua hal tersebut sekaligus bersamaan. Lewat sekolah rakyat akses pendidikan terbuka bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, dan lewat makan bergizi gratis terpastikan mereka tumbuh dengan gizi yang cukup.

"Ini bukan soal pilih salah satu, kalau anak lapar mereka nggak bisa belajar. Dan kalau nggak sekolah mereka nggak punya masa depan. Bagi kami tidak ada alasan untuk tidak mendukung secara penuh program-program dari Bapak Presiden," tukas Kaesang.

Penutupan kongres PSI 2025 selain dihadiri Presiden Prabowo Subianto juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga kakak Kaesang, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Yus Herman, Ketua Harian PKB Shafiyah Asfar, Ketua DPP PKS Aang Kunaifi, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.

Lalu Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, Ketua Umum Prima Agus Jabo, Ketua Umum Perindo Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Garuda Haji Ridha Sabana, Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum, Sekjen Partai Buruh Ferri Nurzali dan Sekjen Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya