Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara penutupan kongres PSI 2025 di Solo, Jawa Tengah (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Prabowo di Penutupan Kongres PSI: Saya Sedikit Emosional..

MINGGU, 20 JULI 2025 | 21:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto tampak emosional ketika memberikan pidato di acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Prabowo mengaku terkenang dengan ayahnya Soemtiro Djojohadikoesoemo yang pernah mendirikan Partai Sosialis Indonesia yang disingkat PSI.

“Saya sedikit emosional kalau mendengar kata-kata PSI. Karena dahulu ayah saya pernah menjadi ketua PSI, yang PSI yang lama, PSI versi lama yaitu Partai Sosialis Indonesia,” ucap Prabowo mengawali pidatonya di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Jawa Tengah Minggu malam, 20 Juli 2025.


Prabowo merasa partai yang kembali dipimpin bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep ini menjadi penerus partai ayahnya tersebut. Sehingga ia menegaskan harus menghadiri acara penutupan kongres PSI 2025.

“Sekarang ada penerusnya Partai Solidaritas Indonesia. Terima kasih memilih nama PSI, hurufnya yang dipilih tetapi ya solidaritas, sosial, Pancasila juga sosial,” demikian Presiden Prabowo Subianto.

Selain menetapkan Kaesang sebagai ketua umum, kongres PSI 2025 memutuskan mengganti logo partai dari bunga menjadi gajah.

Selain dihadiri Presiden Prabowo, acara penutupan kongres juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga kakak Kaesang, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Yus Herman, Ketua Harian PKB Shafiyah Asfar, Ketua DPP PKS Aang Kunaifi, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.

Lalu Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, Ketua Umum Prima Agus Jabo, Ketua Umum Perindo Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Garuda Haji Ridha Sabana, Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum, Sekjen Partai Buruh Ferri Nurzali dan Sekjen Partai Gelora  Indonesia Mahfuz Sidik.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya