Berita

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di penutupan kongres di Solo (tangkapan layar/RMOL).

Politik

Kaesang Ungkap Makna Logo Gajah PSI: Alon Nanging Mantap

MINGGU, 20 JULI 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menggunakan gajah sebagai logo baru. Ketua umum terpilih dalam kongres PSI 2025 Kaesang Pangarep mengungkap makna dari perlambang gajah. 

"Gajah adalah simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan dan solidaritas. Sifat-sifat yang ingin kami tanamkan dalam setiap kader PSI berpikir jernih, bergerak bersama, tidak mudah goyah menghadapi tatangan zaman," kata Kaesang dalam pidato penutupan kongres di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Minggu malam 20 Juli 2025

Dalam budaya Jawa, kata Kaesang, gajah dipandang sebagai lambang kekuatan besar yang tenang dan berwibawa. Gajah tidak mudah terpancing, tidak gegabah tapi ketika bergerak langkahnya membawa dampak yang besar. 


Putra bungsu mantan Presiden Jokowi itu lantas mengutip falsafah Jawa: gajah alon nanging mantap yang berarti gajah memang berjalan pelan namun mantap tak tergoyahkan.

Gajah kata Gibran, juga dikenal sebagai makhluk yang setia pada kawanan. Tidak meninggalkan sesamanya dalam situasi apapun.

"Nilai ini sejalan dengan falsafah Jawa: rukon agawe santoso. Kerukunanlah yang menciptakan kekuatan sejati," ucapnya. 

Semangat inilah yang kata Kaesang, hendak ditanamkan dalam diri setiap kader PSI. Berjiwa solid, tidak egois, saling menopang dan bergerak bersama dalam gotong royong seperti gajah yang besar tapi lembut, kuat namun penuh kearifan,

"Kami ingin PSI hadir sebagai kekuatan politik yang tegas tetapi rendah hati, bergerak pelan tapi pasti, tidak gaduh tapi berdampak," kata Gibran.

Penutupan kongres PSI 2025 dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga kakak Kaesang, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Yus Herman, Ketua Harian PKB Shafiyah Asfar, Ketua DPP PKS Aang Kunaifi, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.

Lalu Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara, Ketua Umum Prima Agus Jabo, Ketua Umum Perindo Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Garuda Haji Ridha Sabana, Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum, Sekjen Partai Buruh Ferri Nurzali dan Sekjen Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya