Berita

CitraRaya Tangerang/Ist

Nusantara

Dukung Kelancaran Transportasi

Citra Raya Tangerang Bakal Tambah Rute ke Hub MRT Lebak Bulus

MINGGU, 20 JULI 2025 | 06:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

CitraRaya Tangerang akan menambah rute Trans Citra Raya ke Hub MRT yang ada di Lebak Bulus Jakarta Selatan dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini sebagai wujud pihak developer untuk mendukung kelancaran transportasi umum dan menjaga visi menjaga lingkungan (eco culture).

GM Manajemen Kota CitraRaya Tangerang, Meita Mediawati menyebutkan ada rencana ekspansi rute dari Trans Citra Raya untuk mendukung kebutuhan mobilitas warga penghuni Citra Raya Tangerang.

"Beberapa kali memang kami diskusi, jadi karena kami adalah transportasi pendukung dari Jakarta juga. Sekarang kami sedang melihat nih perkembangan Jakarta tuh begitu hebat juga ya di transportasi mereka selalu berbenah diri. Sekarang ada LRT MRT,  busway juga sudah banyak koridornya," ujar Meita dalam keterangannya, Sabtu, 19 Juli 2025.


Ia menjelaskan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak manajemen Trans Citra Raya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penghuni Citra Raya Tangerang.

"Kami akan mengikuti jalur-jalur kebutuhan para penghuni. Jadi ke depan kami sudah berdiskusi dengan salah satu operator bis kami. Insya Allah kami akan buka jalur ke arah Serpong Lebak Bulus supaya ini ketemunya di hub nya MRT. Kalau Serpong kita hub nya BSD dan KRL. Mohon do'anya juga ini bisa segera terwujud," jelasnya.

Ia mengungkapkan latar belakang dihadirkannya Citra Connect dan Trans Citra Raya di Citra Raya Tangerang adalah untuk menjawab keinginan dan harapan masyarakat, agar mereka bisa mendapatkan fasilitas transportasi yang lain, yang baik dan nyaman. 

"Sehingga kalau warga berkeinginan untuk berkegiatan di luar Citra Raya, mereka bisa menggunakan transportasi itu. Selain itu juga bagi calon warga atau calon pembeli yang akan datang ke Citra Raya bisa juga menggunakan fasilitas tersebut," tambahnya.

Meita mengungkapkan peran transportasi umum dalam mendukung mobilitas warga Citra Raya Tangerang cukup penting karena Citra Raya berada di pinggiran kota Jakarta. 

"Banyak kegiatan dari para warga yang ada di sini bekerja, bersekolah, berdagang di Jakarta. Sehingga peran dari transportasi yang kami adakan yang kami siapkan sebagai fasilitas itu menjadi sangat penting dan sangat berguna," ungkapnya.

Terkait visi besar jangka panjang dari CitraRaya terkait layanan transportasi internal disebut Meita adalah ingin menyiapkan satu fasilitas yang sangat berguna untuk warga yang menghuni Citra Raya Tangerang maupun untuk warga sekitarnya. 

"Saat ini yang kami siapkan contohnya adalah fasilitas transportasi. Misinya yang terbesar adalah supaya warga akan lebih nyaman, lebih enak, lebih apa ya lebih lebih mudah dengan kita siapkan fasilitas transportasi tadi untuk kegiatan-kegiatan mereka," lanjut Meita.

Meita mengungkapkan ada 13 armada Trans Citra Raya yang melayani warga untuk berkegiatan di luar Citra Raya dengan berbagai jurusan rute.

"Untuk yang Trans Citra Raya itu ada ke Citra Land kemudian ke Blok M, Senen, Tanah Abang, Mangga Dua, Gambir. Kalau untuk citra connect memang khusus untuk internal. Jadi sebenarnya di dalam dia berputar putar. Karena itu sebenarnya untuk menggantikan angkot yang memang sebenarnya sudah jarang ada. Kita menyiapkan Citra Connect yang nyaman untuk warga jika mereka ingin datang ke fasilitas-fasilitas yang ada di Citra Raya," paparnya.

Untuk Citra Connect dijelaskan Meita juga melayani anak-anak yang bersekolah dan mulai beroperasi sejak pukul enam pagi.

"Jadi kita melayani semua anak sekolah yang akan pergi ke sekolahnya menggunakan citra connect. Kemudian juga melayani warga yang mau pergi ke mall, pasar, pertokoan ( pusat pusat komersil) yang ada di sini. Itu kita layani dengan Citra Connect," jelas Meita.

Pihaknya juga melakukan survei terlebih dahulu terkait sistem penjadwalan atau jadwal keberangkatan bus-bus dari Trans Citra Raya maupun Citra Connect.

"Sistem penjadwalan tentunya kita ambil dari kebutuhan warga Citra Raya. Jadi kita survei dulu, ke mana sih sebenarnya rata rata warga kami yang ada di citra raya akan berkegiatan atau pergi. Nah dari situ baru kita buat lokasi lokasi yang akan kita layani. Nah nanti jadwalnya juga sesuai dengan jam kerja, jam pulang. Baik Trans Citra Raya dan Citra Connect itu basisnya itu dari kebutuhannya. Kebutuhan warganya akan ke mana jam berapa, itu yang kita penuhi gitu. Jadi sistemnya mulai dari sana," kata Meita.

Perihal standar keamanan armada dan kenyamanan bagi penumpang saat menggunakan Trans Citra Raya dan Citra Connect dipastikan Meita selalu dijaga dengan baik.

"Kalau untuk keamanan, kalau Trans Citra Raya itu memang poin to point. Supir bus kita tidak boleh sembarangan menurunkan dan menaikkan penumpang di semua tempat. Jadi kita ngejaganya yang Trans Citra raya itu dengan poin to point gitu kalau orang dari citra raya nih mau misalnya ke sesuatu daerah dia turun di jalan oke, tapi si armada itu enggak boleh menaikkan orang sembarangan gitu, jadi tidak seperti bus umum," paparnya.

"Demikian juga dengan Citra Connect, kita sudah mengguna cash less. Terutama di jam anak sekolah itu jam enam sampai jam sampai tujuh pagi mereka masuk. Dan jam pulang kita menyediakan security khusus supaya mereka sampai sekolah dengan aman," lanjut Meita.

Pelatihan juga disebut Meita selalu yang diberikan kepada pengemudi dan kru transportasi Citra Connect dan Trans Citra Raya 

"Masing-masing operator bis. Jadi sebelum mereka mulai kita sudah panggil dari manajemen mereka juga, apa saja sebenarnya ini arahnya ke mana sih si bus ini ya siapa aja penggunanya? Nah itu kita sudah sampaikan, sehingga yang mereka latih supir supirnya harus sopan, informatif, tidak ugal ugalan dan selalu menjaga keamanan. Pelatihannya di masing masing operator bis tersebut," papar Meita.

Manajemen Citra Raya Tangerang juga berharap agar warga dapat memanfaatkan layanan Citra Connect dan Trans Citra Raya dengan sebaik-baiknya.

"Gunakanlah fasilitas transportasi yang sudah kami sediakan. Dengan begitu warga semua membantu secara luas secara umum mengurangi polusi, tentu ada penghematan ya tidak tidak apa menggunakan mobil sendiri harus beli bensin, harus parkir dan lain lain. Dengan menggunakan fasilitas umum yang transportasi yang sudah kami berikan itu dapat mengurangi kemacetan juga," tuturnya.

"Karena rata rata pekerjaannya kan ada di Jakarta ya. Kami juga sudah turut membantu pemerintah untuk mengurangi kemacetan. Dan di Citra Raya sendiri kita himbau untuk menggunakan Citra Connect untuk mengurangi polusi sesuai dengan tagline kita kami yaitu eko culture," pungkas Meita.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya