Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Said Didu Ungkap Sembilan Penyebab Jokowi Stres Usai Lengser

RABU, 16 JULI 2025 | 22:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Berbeda dengan para pendahulunya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sepertinya sulit hidup tenang usai meninggalkan Istana Kepresidenan pada Oktober 2024.

Beragam masalah datang silih berganti menghantam Jokowi dan keluarganya. Bahkan beberapa di antaranya sudah dalam proses hukum.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mengungkap bahwa sedikitnya ada sembilan kasus yang membuat ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka itu mengalami stres setelah tak lagi menjadi orang nomor satu di Indonesia.


Menurut Said Didu, kasus dugaan ijazah palsu Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah salah satu penyebab Jokowi stres.

Berikutnya adalah tuntutan Forum Purnawirawan TNI yang mendesak pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya sebagai Wapres RI.

Penyebab ketiga Jokowi stres, kata Said Didu, yakni langkah tegas Kejaksaan Agung (Kejagung) yang membongkar kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang, Sub Holding, dan KKKS periode 2018-2023.

Terbaru, Kejagung sudah menetapkan pengusaha minyak M Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"(Selanjutnya) judi online, korupsi Kemenristekdikti, kasus Sritex, KPK Sumut terkait mantu, Korupsi Haji, korupsi minyak goreng," kata Said Didu dikutip dari akun X pribadinya, Rabu 16 Juli 2025.

"Yang lain akan menyusul? Dia sedang ditawur rakyat?" sambungnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya