Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu, 16 Juli 2025/RMOL

Dunia

Negosiasi Tarif Berjalan Alot, Prabowo Akui Trump Cukup Keras

RABU, 16 JULI 2025 | 16:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa proses negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat berlangsung alot. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 17 Juli 2025.

Prabowo menjelaskan bahwa diskusinya dengan Presiden AS Donald Trump telah menghasilkan penurunan tarif signifikan dari semula 32 persen menjadi 19 persen.


"Saya bicara dengan Presiden Donald Trump, ya Alhamdulillah juga perundingan alot akhirnya ada kesepakatan. Sekarang kalau nggak salah tarifnya dari 32 persen diturunkan jadi 19 persen," kata Prabowo kepada awak media. 

Namun, Prabowo menegaskan bahwa perundingan tersebut tidak mudah karena Trump memiliki sikap yang cukup keras dalam bernegosiasi.

"Saya tetap nego, saya katakan beliau ini seorang negosiator yang cukup keras juga. Ya saya kira itu dari saya," tambahnya.

Menanggapi kekhawatiran soal potensi kerugian jangka panjang bagi Indonesia, Prabowo menegaskan bahwa seluruh keputusan telah melalui perhitungan matang dan berorientasi pada perlindungan pekerja Indonesia.

"Semua sudah kita hitung, semua kita berunding. Kita juga memikirkan yang penting bagi saya adalah rakyat saya," tegasnya.

Ketika ditanya soal rencana kunjungan ke Amerika Serikat dan pertemuan langsung dengan Trump, Prabowo mengungkapkan kemungkinan kunjungan dilakukan pada September atau Oktober tahun ini.

"Beliau katakan mungkin sekitar September-Oktober ya,".ujarnya.

Namun, dengan nada bercanda, Prabowo menuturkan kekhawatirannya jika Trump mengajak bermain golf.

"Tapi saya agak ngeri kalau dia ajak main golf. Golf saya jelek sekali, saya harus les privat golf. Dulu bagus, sekarang nggak bisa lagi," ucapnya sambil tersenyum.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya