Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Trump Puji Prabowo Selangit usai Deal Tarif 19 Persen

RABU, 16 JULI 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dagang awal dengan Indonesia, yang menghasilkan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump dalam pernyataan pers di Gedung Putih pada Selasa, 15 Juli 2025, disertai pujian tinggi terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Saya berbicara dengan presiden mereka yang sangat hebat, sangat populer, sangat kuat, cerdas, dan kami mencapai kesepakatan," kata Trump di hadapan wartawan, seperti dimuat CNBC.


"Kami tidak akan membayar tarif. Jadi, mereka memberi kami akses ke Indonesia, yang tidak pernah kami miliki sebelumnya," tambahnya.

Untuk sementara, Trump mengklaim bahwa ini adalah kemenangan besar dalam agendanya membuka pasar global bagi produk-produk AS, sekaligus menjadikan Prabowo Subianto sebagai mitra kunci dalam upaya tersebut.

"Ini adalah kesepakatan yang luar biasa. Prabowo adalah pemimpin hebat yang tahu bagaimana berdagang dengan adil," tegas Trump.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan mengenakan tarif sebesar 32 persen atas barang-barang ekspor dari Indonesia. 

Namun, dalam kesepakatan baru tersebut, tarif ditetapkan menjadi 19 persen, menandai pencapaian diplomatik yang dinilai signifikan oleh Gedung Putih.

Dalam unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyebut bahwa Indonesia telah berkomitmen membeli energi dari Amerika Serikat senilai 15 miliar dolar AS, produk pertanian senilai 4,5 miliar dolar AS, serta 50 unit pesawat Boeing, termasuk seri Boeing 777.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam wawancara di CNBC menyebut bahwa perjanjian tersebut menguntungkan pihak Amerika karena Indonesia tidak akan mengenakan tarif balasan.

"Tidak ada tarif di sana. Mereka membayar tarif di sini," tegas Lutnick, menegaskan keuntungan sepihak yang diklaim AS dari kesepakatan tersebut.

Pernyataan Trump serupa dengan pendekatan yang ia lakukan terhadap negara-negara lain seperti Vietnam dan Tiongkok, di mana negosiasi bilateral dijalankan secara langsung tanpa melalui mekanisme tradisional atau multilateral.

Departemen Perdagangan AS mencatat bahwa total nilai perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat mencapai lebih dari 38 miliar dolar AS pada tahun 2024, dengan defisit perdagangan AS terhadap Indonesia sebesar 17,9 miliar dolar.

Jika komitmen pembelian dan penurunan tarif ini terealisasi, hal ini berpotensi mengubah peta hubungan ekonomi kedua negara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya