Berita

Musyawarah Unit Serikat Pekerja PT. Astra Daihatsu Motor di kawasan Sunter, Jakarta Utara/Ist

Politik

Jumhur Hidayat: Pendapatan di Bawah 10 Juta Jangan Dipajaki

SELASA, 15 JULI 2025 | 14:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Daya beli yang rendah berpotensi menimbulkan masalah ekonomi yang serius bagi negara.

Merespons hal tersebut, Ketua Umum DPP KSPSI Mohammad Jumhur Hidayat meminta agar penghasilan rakyat di bawah Rp 10 juta tidak dipajaki.

Penegasan ini dia sampaikan saat mengisi sambutan di acara Musyawarah Unit Serikat Pekerja PT. Astra Daihatsu Motor di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin 14 Juli 2025.


"Dengan penghasilan yang kecil itu bila tidak dipajaki lagi lumayan bisa meningkatkan uang yang beredar di masyarakat," kata Jumhur.

Jumhur menekankan bahwa daya beli masyarakat yang rendah akan menimbulkan masalah ekonomi yang serius. Untuk itu, sejumlah kebijakan yang bertujuan  meningkatkan pendapatan rakyat juga perlu diperbanyak.


Salah satu kebijakan yang sudah baik adalah penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kg. Ia berharap pengawasan atas kebijakan ini dilakukan dengan baik.

"Bila petani di desa memiliki uang, maka juga akan memunculkan permintaan pasar barang-barang produksi, sehingga industri akan tumbuh," kata Jumhur.

Jumhur juga mengajak kaum buruh Indonesia untuk berjuang memberantas korupsi. Bukan sekadar korupsi anggaran negara, tapi juga korupsi kebijakan yang menghambat pemasukan negara dan pemerataan pendapatan dari pengelolaan sumber daya alam. 


"Korupsi-korupsi seperti itulah yang menyebabkan rakyat semakin miskin dan menderita," pungkas Jumhur.




Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya