Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Belgia, Sabtu, 12 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI

Global

Airlangga Bantah Ada Tambahan Tarif 10 Persen Gegara Indonesia Masuk BRICS

MINGGU, 13 JULI 2025 | 10:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa tidak ada tambahan tarif 10 persen dari Amerika Serikat terhadap produk asal Indonesia seiring bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok ekonomi BRICS. 

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja di Belgia, Sabtu, 12 Juli 2025 waktu setempat.

Saat ditanya mengenai kabar penerapan tarif baru dari AS, Airlangga menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.


"Jadi pertama, tambahan (tarof 10 persen) itu tidak ada," ujar Airlangga kepada awak media. 

Ia juga menjelaskan bahwa penerapan kebijakan tarif dari AS sebesebesar 32 persen masih dalam tahap penundaan, sembari menunggu penyelesaian proses negosiasi lanjutan antara kedua negara.

"Yang kedua, waktunya adalah kita sebut POS. Jadi penundaan penerapan untuk menyelesaikan perundingan yang sudah ada," lanjutnya.

Airlangga menyampaikan bahwa dalam pertemuan sebelumnya di Amerika Serikat bersama U.S. Secretary of Commerce, Howard Lutnick dan United States Trade Representative (USTR), Jamieson Greer telah disepakati bahwa proposal yang diajukan Indonesia sedang dalam tahap pembahasan lanjutan.

"Kemarin dalam pertemuan di Amerika dengan Secretary Lutnick maupun Ambassador Grier dari USTR, itu menyepakati bahwa apa yang diusulkan oleh Indonesia berproses lanjutan. Jadi tiga minggu ini diharapkan finalisasi daripada fine tuning daripada proposal dan fine tuning daripada apa yang sudah dipertukarkan," jelasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya