Berita

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago/RMOL

Politik

Lindungi Jutaan Pekerja Migran, DPR Dukung Anggaran KemenP2MI Ditambah

SABTU, 12 JULI 2025 | 22:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komisi IX DPR mendukung usulan penambahan anggaran bagi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) sebesar Rp1,3 triliun. 

Dimana, pagu indikatif anggaran KemenP2MI tahun 2026 hanya berjumlah Rp285 miliar. 

Dikatakan Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago penambahan anggaran agar program strategis penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia menjadi maksimal, sebab para pekerja migran merupakan penyumbang terbesar devisa negara. 


"Tentu, oleh karena itu kami Komisi IX menyepakati usulan penambahan anggaran tersebut. Karena pekerja migran Indonesia adalah penghasil devisa negara, setelah sawit," kata Irma melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu, 12 Juli 2025.

Selain itu, Irma menjelaskan sumbangan devisa negara para pekerja melalui remitansi tidak hanya menggerakan roda perekonomian bangsa, tapi juga memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. 

"Oleh karena itu, perlindungan dan pemberdayaannya sudah sepantasnya diperhatikan dan di-support," ucap Irma.

Komisi IX DPR mendukung usulan tambahan pagu anggaran tahun 2026  KemenP2MI menjadi sebesar Rp1,3 triliun dalam rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu 9 Juli 2025. 

Setelah disetujui, usulan itu akan disampaikan ke Badan Anggaran (Banggar) DPR. 

"Sesuai kesimpulan rapat, iya" jelas politikus Nasdem itu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya