Berita

Keberadaan Redkar sangat dibutuhkan warga dalam membantu kerja para petugas Damkar/Istimewa

Nusantara

Cepat Beri Pertolongan, Keberadaan Redkar Sangat Dibutuhkan Warga

SABTU, 12 JULI 2025 | 21:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesigapan anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dalam memberikan pertolongan awal mendapat apresiasi dari warga korban kebakaran di Jakarta Timur. 

Apresiasi warga yang juga diberikan kepada Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tidak hanya sigap menanggulangi kebakaran, namun juga responsif memberikan pertolongan di luar kebakaran. Seperti menyelamatkan anak yang terkurung di kamar mandi, melepaskan cincin di jari, menurunkan kucing dari dahan pohon. Semua aktivitas Damkar ini tidak lepas dari dukungan Redkar. 

“Anggota Redkar sudah terlatih, tidak panik dan tahu apa yang pertama dilakukan sehingga bisa mengarahkan warga lain dalam bertindak,” ucap Direktur Jenderal Bina Adwil, Safrizal ZA, di Jakarta, Sabtu 12 Juli 2025.


Safrizal memaparkan, dengan kondisi Jakarta yang macet pada jam dan hari tertentu, pembentukan Redkar di setiap RT mutlak dibutuhkan. Hal ini terkait dengan seringkali terhambatnya perjalanan mobil Damkar tiba ke lokasi karena macet dan harus masuk hingga gang-gang sempit. 

Oleh karena itu mitigasi kebakaran secara dini berbasis partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. 

Para anggota Redkar sendiri sudah mendapat pembekalan berbulan-bulan seputar pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Menjadi anggota Redkar merupakan tugas mulia yang memberikan manfaat luar biasa kepada masyarakat.  

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota Redkar dan Damkar di seluruh Indonesia yang dengan semangat keikhlasan telah menjadi bagian dari pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” kata Safrizal mengapresiasi.

Dirinya tidak menampik kegiatan Redkar dan Damkar di luar tugas utama berdampak positif kepada jajaran lembaga yang memiliki slogan "Lapor Damkar Saja" ini. 

"Keberadaan Redkar yang pada awalnya merupakan gagasan orisinal yang merefleksikan bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat di lapangan, anggotanya terus bertambah dari tahun ke tahun. Nyala semangat ini harus kita jaga dan kembangkan terus," ujar Safrizal. 

Jumlah anggota Redkar sendiri dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2022, Redkar memiliki 20.667 anggota. Pada 2023 menjadi 37.837 anggota, bertambah menjadi 52.066 anggota pada 2024, dan Juni 2025 menjadi 53.986 anggota. 

Bagi warga yang ingin menjadi anggota Redkar, bisa mendaftar melalui platform registrasi keanggotaan secara daring melalui situs web damkar.layanan.go.id.  Atau mengunduh aplikasi mobile Redkar melalui ponsel masing-masing.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya