Berita

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian/RMOL

Politik

Komisi X DPR Puji Upaya Sekolah Gratis di Pagu RAPBN 2026

JUMAT, 11 JULI 2025 | 20:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi X DPR mengapresiasi tindak lanjut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mewajibkan negara menyediakan pendidikan dasar sembilan tahun tanpa pungutan biaya.

Kemendikdasmen mengimplementasikan putusan tersebut dengan stimulus pembiayaan secara riil di sekolah swasta, konsultasi dengan penyelenggara pendidikan swasta, serta penghitungan mendalam berdasarkan diskusi-diskusi yang telah dilakukan.

Dalam rapat kerja bersama Kemendikdasmen, Komisi X menyetujui Pagu Indikatif RAPBN 2026 sebesar Rp33,65 triliun. Dua usulan penambahan anggaran juga disetujui, yakni sebesar Rp67,67 triliun dan tambahan Rp3,49 triliun.


Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian mengatakan, pengalokasian anggaran secara bertahap dalam RAPBN 2026 merupakan bentuk komitmen nyata.

“Saya sebagai Ketua Komisi X DPR akan terus mengawal kebijakan ini agar masyarakat benar-benar merasakan pendidikan dasar tanpa biaya bukan hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 11 Juli 2025.

Ia berujar, kapasitas sekolah negeri saat ini belum cukup menampung seluruh siswa, termasuk dari kalangan tidak mampu. Karena itu, peran sekolah swasta perlu mendapat perhatian dan dukungan anggaran agar ikut menyukseskan sekolah gratis.

Hetifah mencatat, partisipasi sekolah swasta cukup signifikan, dengan mencakup 28 persen siswa di jenjang SD/MI dan 39,5 persen di jenjang SMP/MTs.

Oleh karena itu, kebijakan pendidikan gratis harus mengikutsertakan lembaga pendidikan swasta secara adil dan terstruktur.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya