Berita

Pertamina mendorong keterlibatan anak muda melalui Pertamina Goes To Campus (PGTC) 2025/Ist

Bisnis

Pertamina Jaring Talenta Berprestasi demi Energi Masa Depan Indonesia

JUMAT, 11 JULI 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina membuka kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa berprestasi untuk turut andil dalam pengembangan energi baru terbarukan melalui Pertamina Goes To Campus (PGTC) 2025.

Lewat PGTC 2025, Pertamina akan menjaring talenta potensial melalui sejumlah program. 

"Di antaranya Pertamina Talent Candidate (Pertadate), yaitu program penjaringan talenta untuk Pertamina, kegiatan rekrutmen, job fair, rekrutmen bersama BUMN, perekrutan melalui kampus-kampus untuk menjaring talenta lulusan baru dari berbagai perguruan tinggi, bahkan diaspora,”  kata Direktur SDM Pertamina, Andy Arvianto, Jumat, 11 Juli 2025.


Andy menambahkan, Pertamina memiliki bisnis proses dan value chain dari hulu sampai hilir, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Indonesia juga dikenal sebagai negara dengan distribusi BBM terumit di dunia karena Indonesia memiliki belasan ribu pulau.

"Jadi ini yang membedakan bisnis Pertamina karena perlu dimiliki talenta yang bisa menyesuaikan diri dengan kondisi bisnis Pertamina,” tambahnya.

Selain itu, fokus Pertamina saat ini adalah pengembangan energi baru dan terbarukan (new and renewable energy).

Direktorat SDM Pertamina juga berupaya melakukan lompatan besar yang tidak hanya berfokus pada industri 4.0, melainkan melompat ke era industri 5.0.

"Jadi nanti seluruhnya berbasis kepada Era 5.0, dimana nanti cara kerja dan budaya berubah sehingga semua akan efisien dan cepat. Ini mungkin adalah sebuah perubahan besar dalam proses transformasi Pertamina,” urai Andy.
 
Andy melanjutkan, Pertamina juga akan fokus ke pengembangan program People Development.

"Saat ini Pertamina telah membentuk ekosistem people development, mulai dari Pertamina University, Pertamina Corporate University, hingga Pertamina Energy Institute,” pungkas Andy. ?

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya