Berita

Dok Foto/Ist

Nusantara

Menuju Olimpiade

Pencak Silat Championship 2025 Resmi Dibuka Kemenpora

JUMAT, 11 JULI 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Championship 2025  Tingkat Nasional berlangsung sukses dibuka di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII), Jakarta Timur, Kamis, 10 Juli 2025.

Pembukaan kejuaraan yang merupakan kolaborasi Kemenpora dengan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila dengan Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ini ditandai pemukulan gong oleh Staf Ahli Bidang Transformasi dan Tata Kelola Birokrasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga Ir. Hamka Hendra Noer.

Dalam sambutannya, perwakilan Menpora mengucapkan terima kasih kepada pengrus Pusat SAPMA Pemuda Pancasila atas konsistensinya dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga di setiap tahun. Dimana bebeapa tahun kebelakang juga sering menggelar kejuaraan serupa untuk cabang olahraga lainnya.


“Tahun ini menyelenggarakan kembali untuk kejuaraan pencak silat. Ini merupakan dukungan yang sangat baik untuk olahraga Indonesia, khususnya para atlet-atlet muda kita di hadapan saya,” ujar Menpora Dito Ariotedjo seperti dibacakan oleh Hamka Hendra Noer. 

Dalam hal ini Pemerintah bersama PB IPSI berusaha keras agar pencak silat bisa diakui di dunia, khususnya di Olimpiade.

“Alhamdulillah baru-baru ini pencak silat sudah memenuhi undangan ke Olimpiade Paris dan nanti bisa menjadi peserta Eksebisidi Los Angeles 2028. Jadi pencak silat makin bisa diakui di internasional. Sehingga ini sekaligus momentum baik bagi dunia Pencak Silat Goes Tos Olympic," tutur Sekretaris Jenderal PB IPSI Teddy Suratmadji dalam sambutannya.

Karena itu PB IPSI, lanjut Teddy Suratmadji berharap para atlet bersemangat dalam bertanding dan bangga terhadap pencak silat. Hal ini mengingat pencak silat memiliki nilai budaya Indonesia yang sangat kuat nilai budaya. Sehingga kejuaraan yang digelar SAPMA ini patut diapresiasi lantaran turut melestarikan dan memperkuat ekosistem pencak silat.

“Saya yakin dengan cerita-cerita inspirasi yang terjadi selama persiapan para atlet di kejuaraan ini serta saat pertandingan, nantinya akan bisa jadi penyemangat untuk generasi muda Indonesia. Bisa menjadikan contoh, motivasi generasi muda Indonesia yang lebih sehat dan kuat,” harap Teddy.

“Selamat bertanding, semoga yang juara adalah yang terbaik. Bagi yang belum juara, masih ada kesempatan lain, jangan putus asa. Kami akan sediakan arena pertandingan yang lebih banyak lagi,” sambungnya. 

Kejuaraan Pencak Silat Kemenpora Internasional Pencak Silat Championship 2025 Tingkat Nasional ini sendiri digelar selama empat hari mulai 10-13 Juli 2025. Kejuaraan ini diikuti lebih 1.500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan perwakilan negara sahabat dengan beragam kategori yang dipertandingkan.

Ketua Umum SAPMA Pemuda Pancasila,  Aulia Arief mengatakan, ajang ini bukan hanya sebuah kompetisi. Melainkan juga komitmen bersama untuk melestarikan budaya bangsa, membina generasi muda yang tangguh, sportif, dan berkarakter.

“Pencak silat adalah kebanggaan Indonesia. Kejuaraan ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia sangat kaya. Ini adalah kekayaan budaya dan potensi olahraga Indonesia di panggung yang lebih luas,” ucap Aulia.

Melalui kejuaraan ini, sebut dia, SAPMA Pemuda Pancasila berharap semangat Pancasila dan Pencak Silat bisa menjadi kekuatan karakter dan budaya persatuan di Indonesia. 

“Dengan kejuaraan ini SAPMA tidak hanya mendukung pencak silat sebagai cabang olahraga, tetapi memperkuat ikatan budaya dan nasionalisme di antara masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Terkahir, laporan dari Ketua Pelaksana Aditya Putra Yando sangat bangga atas terlaksana event kejuaraan Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025.

"Semua acara ini terlaksana dengan sukses berkat kerjsama luar biasa dari teman teman SAPMAPORA dengan tiada lelah untuk terus bersinergi bersama para atlet, pendekar silat beserta perangkat pertandingan baik itu juri juga wasit. Juga yang spesial para peserta atau delegasi pencak silat dari negara negara sahabat, selamat datang di Jakarta," ujar Aditya. 

Acara ini turut diisi dengan atraksi pencak silat dari pegiat penca bertema silat 'Bhineka Tunggal Ika' yang dibawakan oleh Rampak Silat Indonesia. Hadir bersama yaitu Sekeretris Jenderal PB IPSI Teddy Suratmadji mewakili Ketua Umum dan Staf Ahli Bidang Transformasi dan Tata Kelola Birokrasi Ir. Hamka Hendra Noer yang mewakili Menpora.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya