Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Bulog Butuh Penguatan sebagai Ujung Tombak Ketahanan Pangan

KAMIS, 10 JULI 2025 | 05:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penguatan dan transformasi Bulog dapat menjadi langkah strategis dalam menjamin distribusi pangan, mendukung swasembada pangan, dan kedaulatan pangan di Indonesia. 

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo terkait penguatan dan transformasi Bulog.

Politikus senior Golkar ini menuturkan, dengan penguatan kelembagaan Bulog dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya sebagai stabilisator harga dan penyangga pangan nasional.


"Bulog dapat lebih fokus pada pengelolaan komoditas pangan pokok strategis, seperti beras dan jagung, untuk meningkatkan ketersediaan dan stabilitas harga," kata Firman kepada wartawan, Kamis, 10 Juli 2025.

Di sisi lain, sambung dia, Bulog dapat meningkatkan penyerapan produksi dalam negeri, sehingga petani dapat memperoleh harga yang menguntungkan dan meningkatkan produksi.

Terlebih Bulog dapat mengelola cadangan pangan pemerintah untuk menyokong perekonomian dan stabilitas pangan nasional.

Namun, Firman berpandangan untuk mencapai tujuan tersebut, Bulog perlu bersinergi dengan seluruh ekosistem, termasuk pemerintah, koperasi, dan pelaku usaha di sektor pertanian, untuk mencapai swasembada pangan.

"Pemerintah perlu mengembangkan kebijakan holistik untuk mendukung petani, mulai dari produksi hingga pemasaran hasil panen," jelasnya.

Wakil Ketua Fraksi Golkar di MPR ini menegaskan Pemerintah perlu memberikan akses kredit yang mudah dan murah bagi petani melalui koperasi untuk mendukung efisiensi alat produksi.

"Dengan penguatan dan transformasi Bulog, Indonesia dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mencapai swasembada pangan. Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan transformasi ini tergantung pada implementasi yang efektif dan sinergi dengan seluruh stakeholders terkait," pungkas Firman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya