Berita

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan (kanan) di klinik Asy-Syifa Qomarul Huda NTB/Ist

Bisnis

Pertamina Bikin Klinik Berstandar Nasional di Lombok

RABU, 09 JULI 2025 | 19:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fasilitas kesehatan berstandar nasional dibangun PT Pertamina (Persero) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Fasilitas ini berupa klinik bernama Asy-Syifa Qomarul Huda yang diresmikan Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Selasa, 8 Juli 2025.

“Klinik ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas, tidak hanya secara fisik melalui pelayanan medis, tetapi juga secara sosial dan spiritual bagi masyarakat sekitar," kata Komut yang akrab disapa Iwan Bule ini.


Menurutnya, akses layanan kesehatan yang baik adalah hak semua warga negara, terutama di wilayah yang membutuhkan.

Senada, Dirut Klinik Asy-Syifa Qamarul Huda, Menap berujar, klinik tersebut merupakan salah satu fasilitas terlengkap di Lombok, mulai dari adanya ruang IGD, ruang tindakan umum, ruang pemeriksaan dokter umum dan spesialis, apotek, laboratorium, ruang rekam medik, ruang laktasi, ruang rawat inap, hingga poli khitan.

Klinik tersebut juga akan diisi oleh tenaga dokter mumpuni asli putra daerah Lombok, baik dokter umum maupun spesialis.

Di sisi lain Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita berharap keberadaan Klinik Asy-Syifa juga menjadi lokasi rujukan bagi karyawan Pertamina Group di wilayah NTB.

“Fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, pekerja, wisatawan, maupun penduduk lokal di wilayah NTB untuk mengakses layanan kesehatan,” pungkas Arya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya