Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG dan Rupiah Kompak Drop Usai Trump Kenakan Tarif 32 Persen ke RI

SELASA, 08 JULI 2025 | 11:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka tertekan ke level 6.892 pada perdagangan Selasa 8 Juli 2025, pagi ini.

Indeks tersebut melemah 8 poin atau turun 0,12 persen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif resiprokal 32 persen kepada Indonesia.

Adapun pada pagi ini total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 1,41 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp772,57 miliar.


Tercatat sebanyak 199 saham merosot, 189 saham naik dan 206 saham lainnya stagnan.

Secara sektoral, mayoritas sektor terpantau bergerak bervariasi dengan pelemahan dipimpin sektor non siklikal yang turun 0,37 persen, sektor properti turun 0,30 persen, sektor keuangan turun 0,23 persen, sektor transportasi turun 0,23 persen, dan sektor teknologi turun 0,10 persen, persen.

Sedangkan sektor energi naik 0,56 persen, sektor kesehatan naik 0,12 persen, sektor bahan baku naik 0,78 persen, sektor infrastruktur naik 0,57 persen, sektor industri naik 0,06 persen, dan sektor siklikal naik 0,08 persen.

Di samping itu dari pasar valuta asing, Rupiah terpantau bergerak melemah. 

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka pada level Rp16.272 per dolar AS, merosot 33 poin atau 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya