Berita

Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Dukung Rencana Trump Jadikan Gaza Resor Mewah

SELASA, 08 JULI 2025 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rencana kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza dan mengubah wilayah itu menjadi kawasan resor mewah di tepi laut.

Dukungan itu disampaikan Netanyahu saat menghadiri makan malam pribadi bersama Trump di Gedung Putih pada Senin malam, 7 Juli 2025 sebagai bagian dari kunjungan ketiganya ke Washington sejak Trump kembali menjabat pada Januari lalu.

"Gagasan Tuan Trump untuk wilayah tersebut adalah visi yang cemerlang," kata Netanyahu. Ia menambahkan bahwa relokasi warga Palestina seharusnya menjadi bagian dari "pilihan bebas".


"Anda tahu, jika orang ingin tinggal, mereka bisa tinggal, tetapi jika mereka ingin pergi, mereka harus bisa pergi," ujar Netanyahu lagi, seperti dimuat Washington Post.

Menurut Netanyahu, Israel dan Amerika Serikat kini bekerja sama dengan sejumlah negara untuk mencari lokasi penampungan warga Palestina yang terpaksa mengungsi.

“Mereka ingin memberi warga Palestina masa depan yang lebih baik. Saya pikir kita hampir menemukan beberapa negara, dan ini akan memberi mereka kebebasan untuk memilih. Warga Palestina harus memilikinya, dan saya harap kita dapat mengamankannya,” kata Netanyahu.

Rencana tersebut menuai kontroversi sejak pertama kali diungkap Trump pada Februari lalu, ketika ia menyarankan sekitar dua juta warga Palestina direlokasi untuk membuka jalan bagi pembangunan kawasan wisata kelas dunia. 

Trump kala itu menyebut potensi Gaza sebagai "Riviera Timur Tengah", meski kemudian sempat menarik kembali pernyataan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu juga menyampaikan surat nominasi Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian kepada komite Nobel.

“Saya tahu Tuan Trump telah lama percaya dirinya layak mendapat penghargaan atas usahanya membangun perdamaian. Dan saya setuju dengannya,” kata Netanyahu.

Pertemuan mereka turut membahas berbagai isu penting seperti masa depan Gaza, upaya gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta kesepakatan pembebasan sandera yang ditawan sejak serangan Hamas 7 Oktober 2023.

Trump sendiri mengklaim gencatan senjata baru antara Israel dan Hamas hampir tercapai. Ia menyamakan keputusan menyerang fasilitas nuklir Iran dengan tindakan Presiden Harry Truman yang menjatuhkan bom atom di Jepang.

“Foto Harry Truman sekarang ada di lobi Gedung Putih, tempat yang seharusnya. Ini adalah keputusan yang menghentikan banyak pertikaian, seperti yang terjadi sekarang,” kata Trump.

Meski begitu, proses negosiasi masih menghadapi banyak hambatan. Hamas yang kini dipimpin komandan baru Izz al-Din al-Haddid dikabarkan menolak pembebasan sandera sebelum perang benar-benar dihentikan dan pasukan Israel ditarik sepenuhnya. 

Di sisi lain, Israel menuntut Hamas dilucuti senjatanya dan dibubarkan sebagai syarat perdamaian.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya