Berita

Salah seorang peserta 'Aisyiyah Cadre Camp' berdialog dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq/Ist

Nusantara

Keluh Kesah Guru Peserta Aisyiyah Cadre Camp kepada Wamen Fajar

SENIN, 07 JULI 2025 | 00:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menghadiri sekaligus membuka acara 'Aisyiyah Cadre Camp' di Yogyakarta yang diselenggarakan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, beberapa waktu lalu. 

Tatkala sesi dialog berlangsung, salah satu peserta menyampaikan aspirasi dan apresiasinya terhadap kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentang sistem penerimaan murid baru atau SPMB, khususnya jalur prestasi. 

Seperti diketahui, jalur prestasi terdiri dari akademik dan non-akademik. Sebelumnya, jalur prestasi non-akademik hanya memuat dua kategori, yakni olahraga dan seni. Kini, di era Menteri Abdul Mu’ti, jalur kepemimpinan kemudian dimasukkan dan menjadi bagian dari seleksi jalur prestasi sehingga setiap peserta didik yang aktif di kepengurusan seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau sejenisnya akan mendapatkan poin dan dipertimbangkan dalam SPMB.


Menurut Octavia Shinta Aryani, salah seorang peserta yang juga berprofesi sebagai guru di SD Muhammadiyah 2 Pontianak, keputusan Kemendikdasmen menambahkan jalur kepemimpinan dalam SPMB jalur prestasi sudah tepat, relevan, dan sesuai dengan realitas yang dibutuhkan di lapangan. Dengan antusias, ia menyatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan tersebut.

“Saya seorang guru, pak. Saya harus menunggu sampai anak saya yang ketiga. Saya juga seorang aktivis Muhammadiyah. Begitu pula bapaknya, juga aktivis Muhammadiyah. Jadi, dua kakaknya itu nggak ada yang mau ikut ortom ataupun terlibat karena melihat kedua orang tuanya yang sibuk sebagai akitivis Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” beber Shinta dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu, 6 Juli 2025.

“Dan ternyata pak, anak saya yang laki satu-satunya, karena melihat aktivitas ayah dan ibunya, ia sekarang menjadi ketua IPM di Ranting atau Ketua OSIS di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. Ia juga aktif di HW sebagai Ketua Penggalang Pratama. Ternyata, kebijakan Kemendikdasmen yang baru tentang SPMB terutama jalur prestasi, itu ada ditambahkan untuk atau bagi Ketua OSIS dan Ketua Pratama Penggalang Putra. Itu saya bersyukur sekali,” sambungnya ketika berkesempatan berdialog dengan Wamen Fajar. 

Shinta menilai kebijakan Kemendikdasmen ini patut didukung agar setiap anak dari aktivis-aktivis Muhammadiyah/’Aisyiyah terdorong untuk terjun ke dunia aktivisme sebagaimana orangtuanya. Ditambahkannya jalur kepemimpinan ini, lanjut aktivis 'Aisyiyah itu, menjadi salah salah satu bentuk penghargaan kepada peserta didik yang aktif di organisasi kepemimpinan ketika mengikuti SPMB jalur prestasi.

“Jadi, itu adalah salah satu kebijakan Kemendikdasmen yang sangat-sangat saya apresiasi. Karena, anak saya sendiri sekarang pak, Alhamadulillah, lulus di SMTI (Sekolah Menengah Teknik Industri). Ia lulus, karena dia punya rekam jejak sebagai Ketua OSIS dan Ketua Pratama dan itu diperhitungkan poinnya. Sekali lagi, terima kasih,” tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya