Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Relawan Ingatkan Forum Purnawirawan TNI Tak Ganggu Pilihan Rakyat

MINGGU, 06 JULI 2025 | 01:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Relawan Gibran merespons ancaman Forum Purnawirawan TNI yang akan menduduki MPR jika pendekatan secara sopan melalui surat agar Wapres Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan, tidak kunjung direspons DPR.

Ketua Gibranku Papua Selatan Hendrikus Mahuse mengingatkan semua pihak bahwa Pilpres 2024 sudah selesai dan prosesnya berlangsung, jujur, dan adil. 

"Semua rakyat dari Sabang sampai Merauke telah menggunakan hak pilihnya. Hasilnya jelas, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih kemenangan," kata Hendrikus melalui keterangan tertulisnya, dikutip Minggu 6 Juli 2025.


Di Provinsi Papua Selatan sendiri, pasangan nomor urut 2 itu meraih 162.852 suara, unggul jauh dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Demokrasi sudah bicara, dan suara rakyat tak bisa diabaikan," kata Hendrikus.

Menurut Hendrikus, desakan dari segelintir pihak yang menamakan diri wakil rakyat untuk memakzulkan Wapres Gibran merupakan tindakan tak berdasar serta berpotensi memecah belah bangsa.

"Jangan ganggu pilihan rakyat. Pilpres sudah usai, Prabowo dan Gibran sudah dilantik secara sah. Tidak ada alasan hukum dan moral untuk menggoyang hasil demokrasi yang telah disahkan KPU dan diawasi oleh berbagai pihak independen," kata Hendrikus.

Tekanan politik dari segelintir elite yang tak puas dengan hasil pemilu, kata Hendrikus, bukan saja mencederai demokrasi, tapi juga mengancam stabilitas politik nasional. 

"Saat ini, yang dibutuhkan bangsa ini bukan kegaduhan baru. Tapi kerja nyata, gotong royong, dan persatuan. Saatnya kita maju bersama, membangun negeri ini dari desa sampai kota, dari barat sampai timur," kata Hendrikus.

Ia meminta DPR untuk tidak menanggapi surat atau tekanan dari pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Wapres Gibran secara inkonstitusional. 

"Ini bukan soal politik semata, tapi soal menjaga kehormatan demokrasi dan semangat persatuan bangsa," pungkas Hendrikus.




Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya