Berita

Ilustrasi/Ist

Publika

Akar Derita yang Tak Berkesudahan

Oleh: Muchamad Andi Sofiyan*
SABTU, 05 JULI 2025 | 05:22 WIB

DALAM kehidupan, manusia terus-menerus dihadapkan pada ujian, baik berupa kenikmatan maupun kesulitan. Namun, di antara sekian banyak sebab penderitaan yang tak kunjung usai, ada satu penyakit hati yang kerap luput dari perhatian: kesombongan.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dan berulang kali mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa Dia tidak menyukai orang-orang yang sombong. Dalam Surah Luqman ayat 18, Allah menegur dengan tegas: “Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”.

Penghalang Hidayah dan Penutup Hati


Kesombongan bukan hanya bentuk keangkuhan terhadap manusia lain, tapi juga bentuk penolakan terhadap kebenaran dan ketundukan pada petunjuk Ilahi. Rasulullah pernah bersabda:

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walaupun sebesar biji zarrah” (HR. Muslim).

Inilah bahayanya kesombongan. Ia menutup pintu taubat, menghalangi cahaya kebenaran masuk ke dalam hati, dan membuat seseorang terus-menerus menyalahkan takdir, orang lain, bahkan Tuhan. Pada akhirnya, penderitaan pun terasa tiada akhir.

Derita yang Dipelihara Sendiri

Seseorang yang menanam kesombongan dalam hati sejatinya sedang menciptakan penderitaannya sendiri. Ia merasa tidak pernah puas, selalu ingin lebih dari orang lain, dan menolak menerima bahwa segala sesuatu adalah titipan, bukan milik sejati. Ia pun sulit bersyukur, dan hidupnya senantiasa dihantui kegelisahan.

Kesombongan menjerumuskan manusia ke dalam kehidupan yang penuh persaingan, iri hati, dan dendam. Bahkan dalam kesendirian pun, hatinya tetap gelisah. Itulah derita batin yang tak tampak, namun terus menyiksa.

Obat Kesombongan

Mengobati kesombongan bukan perkara mudah, tetapi sangat mungkin. Langkah pertamanya adalah menyadari bahwa segala yang kita miliki yakni harta, ilmu, kedudukan, kecantikan, hingga waktu hidup adalah karunia Allah. Tanpa izin-Nya, kita bukan siapa-siapa.

Orang yang sadar akan hal ini akan senantiasa merendahkan diri (tawadhu'), bukan untuk menghinakan diri, tapi untuk menempatkan dirinya pada posisi yang benar: sebagai hamba.

Jalan Ringan Tanpa Sombong

Jika hidup terasa berat dan penuh beban, mungkin sudah saatnya menengok ke dalam hati. Apakah masih ada kesombongan yang diam-diam dipelihara? Jangan biarkan ia tumbuh, karena ia adalah akar derita yang menutup jalan menuju kebahagiaan sejati.

Mari kita bersihkan hati, rendahkan diri di hadapan Allah dan sesama, agar hidup ini terasa ringan, bukan karena bebas dari ujian, tapi karena hati kita bebas dari belenggu kesombongan.


*Penulis adalah penggiat literasi dari Republikein StudieClub

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya