Berita

Mardani Ali Sera.

Politik

Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Perkuat Otonomi

KAMIS, 03 JULI 2025 | 11:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah disambut baik Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) itu menilai keputusan tersebut sebagai upaya memperkuat keterlibatan publik dan otonomi daerah.

“Menurut hemat saya, ide pemisahan pemilu nasional dengan pemilu lokal bagus. Public engagement akan semakin kuat,” ujar Mardani lewat akun X miliknya dikutip Kamis, 3 Juli 2025.


Ia menilai selama ini pemilu lokal kerap tenggelam dalam hiruk-pikuk pemilu nasional, khususnya Pilpres. Dengan pemisahan siklus pemilu, isu-isu daerah akan memiliki ruang lebih luas untuk dibahas secara mendalam.

“Pemisahan ini baik untuk penguatan otonomi daerah. Bahwa tidak semua berpusat di Jakarta. Isu daerah pun bisa lebih dibahas secara detail dan mendalam, sehingga kekuatan daerah bisa tumbuh,” ungkapnya.

Mardani juga menanggapi isu konstitusionalitas putusan MK. Menurutnya, MK memiliki pemahaman mendalam terhadap konstitusi, dan putusan kali ini pun disetujui secara bulat tanpa adanya dissenting opinion hakim.

“Selama ini proses pengambilan keputusan di MK selalu transparan, termasuk pendapat masing-masing hakim yang dipublikasikan secara terbuka. Saya tidak yakin ini melanggar konstitusi, tapi bagus untuk menjadi diskursus publik,” tambahnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya