Berita

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Ganjar Kritik Rencana AI Masuk Kurikulum Pendidikan

RABU, 02 JULI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana pemerintah yang akan memasukkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke dalam kurikulum pendidikan tahun 2025/2026 dikritik Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan lompatan berpikir yang mencengangkan di tengah krisis pembelajaran yang sedang dialami Indonesia.

“Pendidikan kita hari ini masih kebingungan mengejar transformasi digital dan AI, sementara literasi, numerasi, dan pemerataan pendidikan belum merata,” kata Ganjar lewat kanal YouTube miliknya, Rabu, 2 Juli 2025.


Ia menilai, dengan masih banyaknya siswa yang kesulitan dalam kompetensi dasar seperti membaca dan berhitung, seharusnya fokus utama pendidikan saat ini adalah memperkuat kecerdasan manusia terlebih dahulu.

“Apakah memasukkan AI menjadi jawaban atas persoalan pendidikan kita? Saya kira tidak,” tegasnya.

Ganjar menyebut sistem pendidikan nasional belum berhasil memberikan dasar berpikir logis dan literasi yang menjadi bekal hidup peserta didik. 

Dia menilai AI tidak mampu mengatasi krisis literasi, memperbaiki lemahnya numerasi, mencetak guru yang paham didaktik, maupun menyelesaikan ketimpangan infrastruktur pendidikan.

“Yang lebih mengkhawatirkan, AI bisa menjadi ilusi bahwa pendidikan kita sudah maju, padahal masalah-masalah dasarnya belum selesai,” pungkas mantan Capres 2024 itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya