Berita

Presiden RI Prabowo Subianto tiba hotel tempatnya menginap di Arab Saudi pada Selasa, 1 Juli 2025/Ist

Dunia

Diaspora Indonesia di Saudi Antusias Sambut Kedatangan Prabowo

RABU, 02 JULI 2025 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat yang membawa Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan terbatas tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa, 1 Juli 2025, sekitar pukul 21.12 waktu setempat.

Kedatangan Presiden disambut langsung oleh sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi, di antaranya Wakil Gubernur Mekkah Pangeran Saud Bin Mis’al Bin Abdul Aziz Al Saud, Walikota Jeddah, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi. 

Turut hadir pula Atase Pertahanan KBRI Riyadh dan Menteri terkait dari pihak Indonesia.


Usai prosesi penyambutan di bandara, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya menginap. 

Setibanya di hotel, Prabowo mendapat sambutan hangat dari jajaran pejabat pemerintah Indonesia serta masyarakat dan pelajar Indonesia yang tinggal di Jeddah.

Para pelajar berdiri rapi di lobi hotel, melambaikan bendera Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi sambil meneriakkan yel-yel, “Selamat datang, Bapak Presiden!” Suasana yang semula formal pun seketika berubah menjadi penuh kehangatan.

Prabowo tampak antusias menyapa satu per satu anak-anak yang hadir dan berfoto bersama. Senyumnya merekah melihat antusiasme tulus dari generasi muda Tanah Air yang tinggal jauh dari Indonesia.

Momen haru juga dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang turut hadir, termasuk Hanif Hasanuddin, seorang pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Jeddah. Usai bersalaman dengan Presiden, Hanif mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Masya Allah. Sangat antusias. Saya juga jarang-jarang bisa bertemu langsung dengan Pak Presiden. Saya sangat senang beliau bisa menjenguk kami di sini. Alhamdulillah bisa salaman. Semoga Pak Presiden selalu sehat, semangat mengurusi rakyat, dan semoga Indonesia semakin makmur dan adil,” ungkapnya.

Turut hadir menyambut Prabowo di hotel di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Rosan P Roeslani, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, Kepala Badan Pengelola Haji (BPH) KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Konsul Jenderal RI di Jeddah, dan Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Riyadh.

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah mendorong pembangunan Kampung Haji serta memperbaiki sistem penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia.

“Bapak Presiden sedang berencana untuk membicarakan mengenai perbaikan penanganan haji, termasuk rencana kita untuk memiliki sendiri kampung haji di Arab Saudi,” ungkapnya kepada awak media usai mengantar keberangkatan Presiden RI di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa sore, 1 Juli 2025.

Ia menyebut, momen kunjungan ini sangat tepat karena berdekatan dengan berakhirnya musim haji 2025, sehingga pemerintah memiliki cukup waktu untuk melakukan evaluasi dan persiapan yang lebih baik menjelang musim haji tahun berikutnya.

Prasetyo juga menyinggung tentang pentingnya penambahan kuota haji untuk Indonesia. Menurutnya, peningkatan jumlah jemaah haji dari Indonesia tidak terelakkan, seiring dengan kondisi ekonomi masyarakat yang semakin baik.

“Pasti ya, harapannya juga sebenarnya dari tahun ke tahun kan kita berharap diberi penambahan kuota. Karena sebagaimana teman-teman ketahui juga, kan antrian haji kita sudah cukup panjang,” tutur Prasetyo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya