Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Jeddah, Arab Saudi/Ist

Politik

Presiden Prabowo Tiba di Arab Saudi, Bahas Penyelenggaraan Haji

RABU, 02 JULI 2025 | 08:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Jeddah, Arab Saudi, Rabu dini hari waktu setempat 2 Juli 2025, untuk memulai kunjungan kenegaraan dan melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman.

Setibanya di Royal Terminal, Bandara Internasional King Abdulaziz, Presiden Prabowo disambut dalam upacara kehormatan oleh delegasi Kerajaan Arab Saudi. 

Di antara pejabat yang hadir menyambut adalah Menteri Perdagangan Majid bin Abdullah Al-Qasabi, Wakil Gubernur Mekkah Pangeran Suud bin Mis’al bin Abdul Aziz Al-Saud, serta Wali Kota Jeddah Saleh Ali Al-Turki.


Sementara dari pihak Indonesia, turut hadir Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad dan Atase Pertahanan KBRI Riyadh Brigadir Jenderal Eri Nasuhi.

Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Kepala Badan Penyelenggara Haji RI, Mochamad Irfan Yusuf. 

Turut serta dalam rombongan kenegaraan sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiyono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kepala BP Haji RI, Mochamad Irfan Yusuf, alias Gus Irfan mengatakan bahwa pertemuan bilateral di Jeddah merupakan momen strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia-Arab Saudi, terutama dalam hal penyelenggaraan ibadah haji dan kerja sama antarnegara.

"InsyaAllah, Presiden akan membahas sejumlah agenda penting bersama Pangeran Mohammad bin Salman, termasuk peningkatan kuota haji, inisiasi Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab saudi, serta penguatan kerjasama strategis lintas sektor yang selama ini telah terjalin erat antara kedua negara," ujar Gus Irfan dalam keterangan resminya, Rabu 2 Juli 2025. 

Selain isu haji, pertemuan bilateral juga akan menyoroti kerja sama politik bilateral serta dinamika kawasan Timur Tengah yang menjadi kepentingan bersama, demi mendukung stabilitas regional dan peran konstruktif Indonesia dalam percaturan global.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi bagian dari ikhtiar besar diplomasi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dan menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya