Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Heboh Food Tray Impor, BGN Akui Tak Bisa Paksa Mitra Pakai Produk Lokal

SELASA, 01 JULI 2025 | 20:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak pernah melakukan impor food tray (nampan makanan) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Juru Bicara BGN, Redy Hendra Gunawan, menyatakan bahwa sejak uji coba program MBG berjalan pada Juni 2024, pihaknya sudah mendorong penggunaan food tray produksi dalam negeri.

"Posisi BGN sejak awal program ini berjalan adalah mendorong penggunaan food tray dari industri dalam negeri," kata Redy kepada RMOL, pada Selasa 1 Juli 2025.


Namun demikian, ia menjelaskan bahwa BGN tidak memiliki kewenangan untuk mewajibkan penggunaan produk lokal dalam program tersebut. Sebab, keputusan pembelian food tray sepenuhnya berada di tangan para mitra mandiri yang bekerja sama dengan BGN.

"Yang sekarang mengimpor food tray adalah mitra mandiri yang akan bekerja sama dengan BGN. Informasi terkait target, asal barang, dan lain-lain tentu bukan di BGN, tapi di Kemendag," jelas Redy.

Menurutnya, BGN telah beberapa kali mengimbau agar mitra menggunakan produk lokal. Namun, karena pembelian dilakukan secara pribadi dan bukan melalui skema pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Kami memang tidak mensyaratkan harus wajib dalam negeri, karena kami tidak berwenang, mitra melakukan pembelian pribadi bukan pengadaan barang jasa pemerintah yang terikat oleh aturan TKDN," pungkasnya.

Sebelumnya, penggunaan food tray impor dalam program MBG menuai kritik lantaran dinilai tidak sejalan dengan semangat keberpihakan terhadap industri nasional dan produk lokal yang digencarkan Presiden Prabowo Subianto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya