Berita

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Johar Baru, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Ara-Aguan Tambah Program Renovasi jadi 4.000 Rumah

SENIN, 30 JUNI 2025 | 20:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program renovasi rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ditambah. Program yang semula untuk 2.000 rumah kini menjadi 4.000 rumah.

Program renovasi ini akan dikerjakan dan dibiayai pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Alokasi komitmen dari Buddha Tzu Chi untuk renovasi rumah secara keseluruhan kami catat sebanyak 4.000 rumah," kata Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati dikutip Senin, 30 Juni 2025.


Renovasi 4.000 rumah ini tidak akan memakai uang negara, melainkan sepenuhnya pakai dana Yayasan Buddha Tzu Chi melalui skema corporate social responsibility (CSR).

Program ini juga akan tersebar di beberapa wilayah. Selain Jakarta, wilayah lain yang menjadi target adalah Depok, Bogor, Tangerang, Bandung, Banyumas Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Untuk Jakarta yang direncanakan 500 rumah, alhamdulillah sudah selesai 15 unit. Ada 48 unit yang saat ini masih dalam proses pengerjaan, insyaallah selesai di 30 Juli ini," lanjut Sri dengan target seluruh Jakarta selesai sebelum Lebaran 2026.

Di Jawa Barat mendapat kuota 2.000 rumah yang tersebar di Bogor, Depok, Bandung, dan Bekasi dengan masing-masing 500 rumah. DI Bandung, sudah ada 68 rumah direnovasi dan ditargetkan 100 rumah selesai pada akhir Juli 2025.

Sementara Depok, Bekasi, dan Bogor lokasinya masih menunggu koordinasi dari Kementerian PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi dan walikota setempat.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya