Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pemerintah Janji Beri Pendampingan Hukum Buat WNI Terancam Hukuman Mati

SENIN, 30 JUNI 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Luar Negeri memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di luar negeri.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha menuturkan bahwa terdapat 157 WNI yang terancam hukuman mati di wilayah Malaysia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Vietnam dan Laos.

Judha memastikan pemerintah juga akan memberikan perlindungan hukum kepada WNI di negara-negara lain yang divonis hukuman mati.


“Untuk negara-negara lain kita juga pastikan pendampingan hukumnya. Tantangan yang terbesar saat ini adalah angka capaian penyelesaian kasus hukuman mati itu berkejaran dengan angka kasus baru,” kata Judha dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 30 Juni 2025.

Judha mencontohkan pada 2023 pemerintah berperan menyelamatkan WNI yang divonis hukuman mati, sebanyak 19 WNI di beberapa negara, dan di tahun yang sama ada penambahan 25 kasus baru.

“Nah karena itu langkah langkah pencegahan yg sudah kita lakukan utamanya bekerja sama dengan kementerian lembaga terkait, pertama kita melakukan diseminasi,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya