Berita

Dalai Lama/Net

Dunia

Dalai Lama Akan Umumkan Penerusnya di Ulang Tahun ke-90

SENIN, 30 JUNI 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, akan menyampaikan pidato penting dalam rangkaian perayaan ulang tahunnya yang ke-90 pekan ini, di tengah harapan besar para pengikutnya bahwa ia akan mengumumkan rincian mengenai penggantinya. 

Langkah ini diperkirakan dapat memperuncing ketegangan dengan pemerintah Tiongkok yang telah lama mengklaim kendali atas proses reinkarnasi tokoh Buddha paling berpengaruh itu.

Dalam sambutannya kepada para pengikut, Dalai Lama mengatakan bahwa ia akan berkonsultasi dengan para biksu senior dan tokoh agama lainnya sebelum mengungkap petunjuk tentang di mana reinkarnasi dirinya, baik laki-laki maupun perempuan, dapat ditemukan setelah ia tiada.


"Sisa hidup saya akan saya dedikasikan untuk kepentingan orang lain, sebanyak mungkin, seluas mungkin. Akan ada semacam kerangka kerja yang memungkinkan kita berbicara tentang kelanjutan lembaga Dalai Lama," ujarnya dalam sebuah upacara doa panjang umur pada Senin, 30 Juni 2025, seperti dimuat Reuters

Umat Buddha Tibet meyakini bahwa Dalai Lama adalah reinkarnasi dari pendahulunya, dan proses identifikasinya merupakan bagian penting dari warisan spiritual mereka. 

Namun, Tiongkok bersikeras bahwa mereka berhak memilih penerus Dalai Lama, klaim yang ditolak keras oleh para pengikut dan pemerintah Tibet di pengasingan.

Wakil juru bicara parlemen Tibet di pengasingan Dolma Tsering Teykhang menuduh Tiongkok berusaha merebut pemerintahan Tibet untuk tujuan politiknya.

“Kami ingin inkarnasi Dalai Lama lahir bukan hanya untuk kelangsungan hidup Tibet sebagai budaya, agama, dan bangsa yang berbeda, tetapi juga untuk kesejahteraan seluruh umat manusia," tegasnya. 

Dalai Lama yang kini tinggal di pengasingan di Dharamshala, India utara, telah menyatakan bahwa penerusnya kemungkinan besar akan lahir di luar wilayah kendali Tiongkok. 

Pada Desember lalu, ia mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya bisa hidup hingga usia 110 tahun, namun juga telah menyiapkan sistem untuk memastikan kelangsungan kepemimpinan spiritual Tibet.

“Karena dia datang dalam wujud manusia, kita harus sepakat bahwa akan ada saat ketika dia tidak bersama kita. Yang Mulia benar-benar telah mempersiapkan kita untuk hari itu, dia membuat kita bertindak seolah-olah dia tidak ada di sana," ujar Teykhang.

Konferensi keagamaan besar yang digelar minggu ini akan mempertemukan lebih dari 100 pemimpin agama Buddha Tibet, dan untuk pertama kalinya sejak 2019, akan menampilkan pernyataan video dari Dalai Lama. 

Bintang Hollywood dan aktivis HAM, Richard Gere, yang dikenal sebagai pengikut lama Dalai Lama, juga dijadwalkan hadir.

Puncak acara akan berlangsung pada 5–6 Juli, saat Dalai Lama dijadwalkan menghadiri doa bersama serta menyampaikan pidato dalam perayaan ulang tahunnya. 

Beberapa pejabat tinggi India, termasuk Menteri Urusan Parlemen Kiren Rijiju, diperkirakan turut hadir dalam acara tersebut.

Ketegangan dengan Beijing diprediksi akan meningkat, terlebih setelah pernyataan Tiongkok pada Maret lalu yang menyebut Dalai Lama tidak memiliki hak untuk mewakili rakyat Tibet, dan bersikeras bahwa ia harus mengakui Tibet dan Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari Beijing.

Tuntutan itu jelas ditolak oleh otoritas Tibet di pengasingan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya