Berita

PT Indonesia Farma Tbk (Indofarma) atau INAF/Net

Bisnis

Catat Capaian dari Restrukturisasi, INAF Punya Bos Baru

SENIN, 30 JUNI 2025 | 11:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan farmasi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Indofarma Tbk (INAF) terus berupaya menjaga keberlanjutan operasional di tengah proses restrukturisasi berdasarkan putusan homologasi PKPU.

Laporan perseroan menyebutkan bahwa pada 2024 perseroan memperoleh perpanjangan izin edar untuk 47 produk, proses resertifikasi terhadap lima fasilitas produksi, dan reaktivasi fasilitas steril. 

Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris Utama Indofarma Didi Agus Mintadi dalam keterangannya yang dikutip Senin 30 Juni 2025  mengatakan langkah ini mempertegas fondasi perbaikan fundamental yang tengah dibangun. 


Meskipun kinerja Perseroan belum sepenuhnya optimal, jajaran Direksi Perseroan periode 2024 telah menjalankan berbagai inisiatif strategis, termasuk fokus bisnis yang terukur, peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola, serta upaya menjaga keberlanjutan operasional di tengah proses restrukturisasi berdasarkan putusan homologasi PKPU.

"Di tengah kondisi finansial yang masih menantang, Perseroan mencatat sejumlah capaian penting sebagai bagian dari komitmen terhadap restrukturisasi dan keberlangsungan usaha," ujarnya.

Perseroan juga telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024 (RUPST), di Jakarta. 

RUPST menyetujui Laporan Tahunan Perseroan berikut Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta agenda lainnya di antaranya Persetujuan Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan Tahun Buku 2025 serta Laporan Keuangan Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025.

RUPST juga memutuskan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dan mengangkat Agus Mintadi sebagai Komisaris untuk periode kedua, serta Sahat Sihombing sebagai Direktur Utama.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya