Berita

Tangkapan layar video Amien Rais yang ditayangkan kanal Youtube Refly Harun/Rep

Politik

Amien Rais Beberkan Upaya Jokowi Ingin Bunuh Hanafi di Jalan Tol

MINGGU, 29 JUNI 2025 | 03:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengenai upaya Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk membunuh putra sulungnya, Ahmad Hanafi Rais dalam sebuah insiden kecelakaan.

Pernyataan itu disampaikan Amien Rais melalui video pendek berdurasi sekitar kurang dari 3 menit yang ditayangkan dalam kanal Youtube Refly Harun pada Sabtu, 28 Juni 2025.   

“Keluarga saya termasuk yang dizalimi oleh Jokowi. Anak sulung saya, Ahmad Hanafi Rais, oleh rezim Jokowi, pernah mau dibunuh dengan ploting yang cukup rapi. Hanafi dari Jogja mau pulang ke Jakarta pada tanggal 18 Oktober 2020,” ujar Amien dikutip RMOL, Minggu, 29 Juni 2025.


Tokoh Reformasi sekaligus pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan sejak dari Semarang, Hanafi merasa aneh mengapa ada dua sedan yang terus mengikuti mobilnya. 

“Bila mobil Hanafi berjalan cepat, dua sedan misterius itu juga berjalan cepat. Bila mobil Hanafi pelan, dua sedan itu juga ikut pelan. Rupanya, di Tol Cipali, km 112 sudah menunggu dua truk besar yang siap menyergap mobil Hanafi. Tentu dua sedan yang dinaiki oleh manusia Iblis itu, sudah berkomunikasi dengan manusia iblis yang lain yang mengendarai dua truk besar dan siap membunuh anak sulung saya,” bebernya. 

“Nah, pada pukul 02.20 pagi hari, truk besar yang sudah menunggu dengan kecepatan tinggi menyalip mobil Hanafi dan truk yang satunya lagi mengejar mobil Hanafi dan mendadak truk yang berada di depan mengeram secara tiba-tiba, karuan saja mobil Hanafi menabraknya dan truk yang di belakangnya menyeruduk menghancurkan bagian belakang mobil Hanafi,” tambah Amien.

Hanafi yang saat itu tidak menggunakan sabuk pengaman langsung terpental ke depan dengan terluka di bagian pelipisnya.

“Mobil Alphard Hanafi hampir putus jadi dua bagian saking kerasnya tabrakan truk dari belakang. Sampai sekarang, Hanafi kalau berjalan sedikit kurang sempurna karena ada bagian tulang belakangnya yang retak dan nampaknya sudah nggak bisa diatasi lagi,” ungkapnya.

Ketua MPR periode 1999-2004 mengucapkan banyak terima kasih kepada tim dokter yang telah bekerja keras dan maksimal menangani Hanafi.

Ia pun menganalisis mengapa Jokowi berniat membunuh anak sulungnya. Tak lain ialah agar dirinya berhenti mengkritik pemerintahan kala itu.

Refly Harun mengaku mendapat video itu dari rekannya di Partai Ummat. Refly juga menyatakan hingga kini polisi belum menangkap para pengendara sedan dan truk tersebut.

“Dan tentu, kita tidak bisa mengatakan apa yang dikatakan Amien Rais pasti benar, tetapi paling tidak, itu adalah versi Amien Rais mengenai kecelakaan yang menimpa putranya Hanafi Rais,” tandas Refly.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya