Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Danantara Suntik Rp1,9 Triliun ke Pertamina Geothermal

SABTU, 28 JUNI 2025 | 22:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyetujui suntikan investasi jumbo senilai sekitar 120 juta Dolar AS atau setara Rp1,9 triliun untuk PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). 

CEO Danantara, Rosan Roeslani sebelumnya telah mengungkapkan kerja sama investasi ini akan diarahkan pada proyek-proyek prioritas PGE yang masuk ke dalam pipeline eksekusi percepatan. 

Rosan juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan strategis dengan jajaran direksi PGE.


"Bersama Direktur Utama Julfi Hadi Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Edwil Suzandi dan Direktur Keuangan Yurizki Rio, kami membahas rencana penandatanganan head of agreement (HoA) dan memorandum of understanding (MoU) untuk proyek-proyek prioritas agar dapat segera masuk pipeline eksekusi investasi," tulis Rosan, dikutip dari akun Instagramnya Sabtu 28 Juni 2025. 

Lebih lanjut, Rosan menekankan bahwa investasi ini menjadi bagian penting dari agenda besar Indonesia dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. 

Ia juga menyoroti keterkaitan investasi ini dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, khususnya dalam kerangka integrasi proyek-proyek panas bumi.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi katalis percepatan hilirisasi energi dan pendorong pertumbuhan ekonomi hijau nasional," kata Rosan.

Sebagai informasi, PGE sebelumnya telah menyatakan membuka pintu kemitraan dengan Danantara untuk pengembangan proyek-proyek pembangkit panas bumi. 

Perusahaan menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1,8 Gigawatt pada tahun 2033, dengan kebutuhan investasi total mencapai 6-7 miliar Dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya