Berita

Ayatollah Ali Khamenei/Tangkapan layar

Dunia

Pidato Pertama Khamenei setelah Gencatan Senjata: Iran Telah Menampar Amerika

JUMAT, 27 JUNI 2025 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan bahwa Iran akan membalas jika Amerika Serikat (AS) kembali menyerang. Menurutnya, Iran akan menargetkan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan ini disampaikan Khamenei dalam pidato pertamanya sejak tercapai gencatan senjata antara Iran dan Israel. Ia juga mengklaim kemenangan dalam konflik 12 hari tersebut. 

"Republik Islam telah menampar Amerika. Kami menyerang salah satu pangkalan penting mereka di kawasan ini," kata Khamenei, dikutip dari Reuters, Jumat 27 Juni 2025.


Pidato Khamenei disampaikan dari lokasi rahasia, dengan latar belakang bendera Iran dan potret pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Pidato tersebut direkam dan disiarkan di televisi pemerintah pada Kamis. 

Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah, meskipun ada tekanan dari Presiden AS Donald Trump. Ia menolak kemungkinan Iran tunduk pada tuntutan Amerika.

"Trump sendiri mengakui bahwa rakyat AS tidak akan puas jika Iran tidak menyerah. Tapi itu tidak akan pernah terjadi," katanya.

Menurut Khamenei, Iran mampu menyerang pusat-pusat penting milik AS kapan saja jika terdesak.

"Ini bukan peristiwa kecil, dan bisa terjadi lagi di masa depan jika kami diserang," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Trump menyatakan yakin bahwa AS akan kembali menyerang jika Iran melanjutkan program nuklirnya. Namun, Khamenei menyebut serangan AS ke fasilitas nuklir Iran tidak berhasil mencapai tujuan apa pun.

"AS menyerang situs nuklir kami, tapi tidak menghasilkan apa pun. Mereka masuk ke perang ini hanya untuk menyelamatkan Israel setelah sistem pertahanan mereka ditembus rudal Iran," jelasnya.

Menanggapi pidato Khamenei, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memposting foto dirinya sedang berpegangan tangan dengan Trump di media sosial, dengan pesan: "Kami akan terus bekerja sama untuk mengalahkan musuh bersama kita."

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya