Berita

Diskusi publik bertajuk “Prospek dan Tantangan Industri Bahan Bakar Nabati di Indonesia” di Auditorium Universitas Bakrie, Bakrie Tower lantai 42, Jakarta/Ist

Politik

Potensi Bioetanol Indonesia Tinggi, tapi Kapasitas Produksi Masih Rendah

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 19:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bioetanol punya posisi strategis sebagai bagian dari komitmen nasional dalam transisi energi menuju net zero emissions.

Begitu dikatakan Koordinator Pelayanan dan Pengawasan Usaha Bioenergi Kementerian ESDM Elis Heviati dalam diskusi publik bertajuk “Prospek dan Tantangan Industri Bahan Bakar Nabati di Indonesia” di Auditorium Universitas Bakrie, Bakrie Tower lantai 42, Jakarta.

Kata Elis, Indonesia memiliki potensi besar produksi bioetanol yang bisa mencapai 7,5 miliar liter per tahun. 


"Sayangnya, kapasitas produksi aktual masih sangat rendah, yaitu sekitar 365 ribu kiloliter per tahun. Kita perlu segera atasi tantangan logistik, kebijakan fiskal, dan konflik kepentingan antara energi dan pangan,” ujar Elis dalam keterangan tertulis, Kamis 26 Juni 2025.

Sementara itu, VP Business Development Pertamina New and Renewable Energy Andree Harahap menekankan urgensi reformasi kebijakan dan percepatan produksi bioetanol agar Indonesia dapat mengurangi ketergantungan impor bensin secara signifikan.

"Kalau kita mau serius dorong bioetanol, kita harus segera selesaikan persoalan distribusi dan kebijakan harga," tuturnya.

"Belajar dari negara seperti Brasil dan Amerika Serikat, bioetanol bisa sukses asal didukung regulasi yang jelas," pungkasnya.

Diskusi ini dihadiri mahasiswa dan dosen lintas program studi Universitas Bakrie sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara akademisi dengan dunia industri serta membangun diskusi strategis yang mendalam tentang isu energi nasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya