Berita

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Sastrawan Taufiq Ismail/Ist

Politik

Fadli Zon Sebut Taufiq Ismail Bapak Sastra Indonesia

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 18:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Taufiq Ismail yang berkiprah sebagai penyair dan penulis dalam dunia sastra Indonesia sejak tahun 1950-an bisa disebut sebagai Bapak Sastra Indonesia karena pengabdiannya pada budaya Indonesia.

Demikian dikatakan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada acara Peringatan Hari Sastra ke-12 dan Peluncuran Buku 90 Tahun Taufiq Ismail di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu 25 Juni 2025.

“Kalau H.B. Jassin itu seringkali mendapat julukan Paus Sastra Indonesia, menurut saya Taufiq Ismail adalah Bapak Sastra Indonesia,” kata Fadli Zon.


Fadli menyebut Taufiq merupakan penyair yang organik dan seorang sastrawan yang selalu terlibat dalam setiap pergeseran budaya, sosial dan politik. Warisan puisi yang dibuatnya seperti soal sosial tirani, religi, alam, dan kemanusiaan selalu relevan pada perubahan zaman.

Taufiq juga yang menginisiasi majalah sastra Horizon bersama Mochtar Lubis, PK Ojong, Zaini, Arief Budiman pada tahun 1966, serta sering mengajak sastrawan-sastrawan untuk berbicara ke sekolah-sekolah sehingga siswa-siswi menjadi penulis, penyair dan menggerakkan orang untuk membaca buku terutama buku sastra.

“Jadi luar biasa dedikasi pengabdian beliau untuk sastra dan budaya Indonesia, sebagai seorang penyair yang melintasi banyak zaman Taufiq Ismail telah mendedikasikan hidup bagi kemajuan sastra Indonesia, waktu, tenaga, pikiran, tak pernah lepas dari sastra dan budaya,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon juga mengapresiasi Rumah Puisi Taufiq Ismail di Aie Angek, Tanah Datar Sumatera Barat, yang dikembangkan menjadi Museum Sastra Indonesia berisi karya Taufiq Ismail dan juga karya sastrawan Indonesia lainnya sebagai salah satu dedikasi Taufiq dalam mempertahankan warisan budaya Indonesia yakni puisi.

Buku 90 Tahun Taufiq Ismail yang berjudul “Mengakar ke Bumi dan Menggapai ke Langit” diterbitkan dalam enam jilid, diambil dari judul antologi puisi Taufiq Ismail, yang mencerminkan keseimbangan akar yang kuat pada nilai tradisi lingkungan dan kehidupan nyata bumi.

Fadli Zon mengatakan, frasa ini juga sebagai aspirasi untuk bermimpi tinggi, berinovasi meneruskan warisan budaya ke ranah yang lebih luas dan mendorong perubahan yang positif sebagai bagian penting dari ekosistem budaya ke depannya.

Kementerian Kebudayaan melalui Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 tahun 2017 berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi sastra sebagai upaya pemajuan kebudayaan nasional antara lain dengan membuat laboratorium penerjemah sastra agar karya sastra Indonesia bisa diakses ke internasional.

Selain itu ada laboratorium promotor sastra, penguatan promosi sastra, penguatan festival sastra, penguatan komunitas sastra, manajemen talenta nasional bidang sastra, pengembangan sastra berbasis IP dan promosi sastra.

“Ini merupakan pengayaan bagi medium dan ekspresi serta internasionalisasi karya, diharapkan sastra kita tumbuh dengan masif dan merata hingga ke pelosok dan juga sastra menjadi sarana konkret untuk memperkuat jati diri bangsa,” kata Fadli Zon.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya