Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Jakarta Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Prabowo

KAMIS, 26 JUNI 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa pihaknya bahkan telah menyiapkan lahan dan lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kami sudah siapkan lahannya, bahkan tempatnya pun sudah ada. Untuk Jakarta, tidak ada masalah,” ujar Pramono di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 26 Juni 2025.


Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan penambahan 100 titik baru untuk program Sekolah Rakyat, menjadikan totalnya mencapai 200 lokasi di seluruh Indonesia. 

Program prioritas ini akan menghadirkan sekolah berasrama gratis yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, lengkap dengan fasilitas olahraga dan tempat ibadah.

Meski belum membeberkan secara rinci titik lokasinya, Pramono memastikan koordinasi terus dilakukan dengan Kementerian Sosial sebagai instansi yang membina program ini. 

“Pemerintah Jakarta sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial Karena memang koordinasi untuk sekolah rakyat ini kan akan dibimbing oleh Kementerian Sosial," tambahnya.

Gelombang pertama Sekolah Rakyat direncanakan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru, Juli 2025. Gelombang pertama Sekolah Rakyat akan menampung 9.755 siswa dan didukung oleh 1.554 guru serta 3.390 tenaga pendidik. 

Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintahan Prabowo dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh pelosok negeri.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya