Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Sikap Non-Blok Indonesia Berpotensi Jadikan Macan Asia

RABU, 25 JUNI 2025 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posisi Indonesia di mata dunia diprediksi akan semakin positif dan berpotensi menjadi macan Asia baru di era saat ini. 

Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang bersikap non-blok di tengah konflik Timur Tengah antara Israel dengan Iran. 

Pengamat pemerintahan dari Citra Institute, Efriza memandang, sikap Indonesia yang disampaikan Presiden Prabowo dalam forum internasional di Rusia beberapa waktu lalu telah membuka mata dunia. 


"Tidak memihak salah satu negara yang terlibat konflik antara Israel dan Iran sudah benar. Presiden Prabowo memilih menyerukan kedua negara menurunkan ketegangan dengan memilih jalur diplomasi untuk berdamai," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 25 Juni 2025.

Menurut magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu, pilihan sikap Prabowo itu sesuai dengan politik luar negeri Indonesia, yang tidak pernah memihak salah satu blok ketika terjadi ketegangan antar negara-negara di dunia. 

"Sikap Prabowo menunjukkan pilihan yang konstitusional, karena berdasarkan UU No 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, dalam Pasal 4 dijelaskan politik luar negeri Indonesia dilaksanakan melalui diplomasi yang kreatif, aktif, dan antisipatif," urai Efriza.

"Ini menunjukkan pilihan sikap Prabowo sekaligus mengimplementasikan dalam berbagai kebijakan dan tindakan pemerintah mendasari UU tersebut," sambungnya menjelaskan.

Oleh karena itu, Efriza meyakini sikap non-blok Indonesia juga akan menjadi pertimbangan bagi negara-negara lainnya di Asia Tenggara, karena terus digaungkan oleh Presiden Prabowo dalam forum-forum internasional.

"Sikap ini dapat menguatkan citra Prabowo yang memantulkan sikap ketegasan seperti ‘macan’ untuk kawasan Asia Tenggara, yang kita bisa persepsikan Indonesia tidak ikut campur sembarangan dalam permasalahan antar negara, tetapi Indonesia siap bersuara keras jika perdamaian terganggu," tuturnya.

"Sikap Prabowo yang menghadirkan Netralitas aktif dengan keberanian bersuara menghasilkan citra positif Indonesia sebagai negara yang melindungi kekuatan regional karena konsistensinya, dan akan membuat posisi ASEAN semakin strategis di dalam kancah dunia," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya