Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko/RMOL

Presisi

Brigjen Trunoyudo Puji PIK 2 sebagai Kota Satelit Modern

RABU, 25 JUNI 2025 | 09:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemajuan pesat di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) mendapat pujian dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. Menurut Trunoyudo, PIK 2 telah muncul sebagai area terpadu yang memenuhi beragam kebutuhan masyarakat urban. 

Dalam kunjungan ke PIK 2, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menyebut kawasan tersebut telah berkembang menjadi semacam kota satelit yang modern, lengkap, dan saling terintegrasi. 

“Kawasan di PIK 2 seperti kota satelit yang sudah memberikan layanan bagi kebutuhan masyarakat seperti pemukiman, kantor, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas-fasilitas yang saling terkoneksitas,” ujar Trunoyudo, dikutip Rabu 25  Juni 2025. 


Ia juga menilai pengembangan kawasan seperti PIK 2 sangat penting dalam konteks urbanisasi yang terus meningkat. 

Menurut Trunoyudo, keberadaan kawasan mandiri dengan fasilitas yang terintegrasi bisa membantu mengurangi beban kota besar sekaligus menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi warganya. 

“Model seperti PIK 2 bisa menjadi rujukan bagi banyak daerah lain. Tata ruangnya tertata rapi, sistem keamanannya bagus, dan semua akses publik mudah dijangkau,” paparnya. 

Lebih lanjut, Abituren Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 itu juga menegaskan soal pentingnya kolaborasi antara pengembang dan institusi pemerintah dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan keberlanjutan sosial di kawasan yang terus tumbuh tersebut. 

“Kunci keberhasilan kawasan seperti ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pengelolaan sosialnya. Ketika ruang publik nyaman, ekonomi bergerak, dan masyarakat merasa aman, maka fungsi kota bisa berjalan dengan optimal,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya