Berita

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan (kedua dari kanan)/Ist

Nusantara

Mayoritas Warga Jakarta Puas Terhadap Kinerja 100 Hari Pram-Rano

SELASA, 24 JUNI 2025 | 22:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Survei terhadap kinerja Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam 100 hari pertama masa jabatannya menunjukkan hasil yang lumayan.

Lembaga Riset dan Penelitian Politik, Ethical Politics merilis survei tersebut dalam rangka HUT ke-498 Jakarta pada Selasa, 24 Juni 2025. 

Survey Kepuasan Publik bertajuk “Menguji Kognisi dan Kepuasan Publik Terhadap 40 Quick Wins Gubernur DKI Jakarta” ini dilakukan pada 19-26 Mei 2025, dengan jumlah partisipan 1.280 responden, metode penentuan responden dilakukan dengan metode stratified random sampling. 


Tingkat kepuasan publik secara umum terhadap kinerja Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam 100 hari pertama ialah 77,73 persen, sementara Tidak Puas sebesar 22,27 persen.

”Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno dinilai oleh responden memahami akar masalah Jakarta, melakukan penyerapan aspirasi dengan baik dan bekerja dalam senyap tanpa hiruk pikuk namun menghadirkan solusi di tengah masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa, 24 Juni 2025. 

Lanjut dia, tingkat kepuasan berdasarkan kualitas Kepemimpinan, 78,1 persen responden puas dengan kemampuan menyerap aspirasi, dan 76,4 persen responden menyatakan puas dengan komitmen Pramono Anung dan Rano Karno dalam mewujudkan janji kampanye dan menetapkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi saat ini. 

“Sementara kepuasan terendah sebesar 67,89 persen ialah dalam hal transparansi anggaran,” jelasnya.
 
Hasyibulloh menjelaskan bahwa secara khusus survei ini juga menguji kognisi publik terhadap 40 Quick Wins Gubernur DKI Jakarta dan membaginya ke dalam empat kuadran tingkat kognisi dan kepuasan. 

“Hasilnya, Mayoritas Program 40 Quick Wins Gubernur DKI Jakarta telah diketahui publik dan sejalan dengan tingkat kepuasannya antara lain KJP, KJMU, Pemutihan Ijazah, dan Integrasi Layanan Transportasi Jabodetabek,” beber Hasyibulloh. 

“Namun ada pula sejumlah program yang memiliki tingkat kognisi dan kepuasan yang rendah antara lain inisiasi Jakarta collaboration fund, Program mixed used development dan RSUD Internasional Cakung, di mana program tersebut masih dalam tahap penyempurnaan dan belum diluncurkan secara resmi,” pungkasnya. 

Survei ini distratifikasikan berdasarkan jumlah populasi di setiap kota lalu diturunkan ke tingkat kecamatan di seluruh Jakarta dan random untuk penentuan gender, penghasilan dan variabel lainnya. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin error 2,78 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya