Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Didorong Pimpin ASEAN Cegah Intervensi AS di Perang Iran-Israel

SELASA, 24 JUNI 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto didorong untuk memimpin Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), dengan mengajak negara-negara di dalamnya tak ikut skenario Amerika Serikat (AS) dalam perang Iran-Israel.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan menjelaskan, pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Prabowo telah tegas bersikap netral terkait eskalasi perang yang terjadi di Timur Tengah.

Hanya saja menurutnya, Indonesia tidak serta merta dalam kondisi aman hanya karena bersikap netral. Sebab dia mendapati, di kawasan ASEAN terdapat beberapa negara yang punya hubungan diplomatik langsung dengan AS dan sekutunya. 


"Prabowo bisa mengambil inisiatif sebagai leader negara-negara di kawasan ASEAN untuk bersikap netral terhadap konflik Iran-Israel," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 24 Juni 2025.

Calon doktor ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu memandang, negara-negara ASEAN harus diimbau untuk juga bersikap netral, misalnya Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Dia mengurai, Vietnam dan Filipina merupakan dua negara yang punya hubungan diplomatik langsung dengan AS. Sementara, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura punya hubungan diplomatik dengan Inggris yang merupakan sekutu AS.

"Prabowo bisa lebih kencang lagi menyerukan negara-negara ASEAN agar tidak terkecoh dengan permainan AS," sambungnya menuturkan.

Apabila Prabowo bisa mengajak lima negara itu untuk bersikap netral di tengah eskalasi perang sekarang ini, maka Yusak meyakini kawasan ASEAN akan terhindar dari intervensi AS.

"Provokasi AS berpotensi menyeret Rusia, Cina dan negara-negara lain ke dalam arena pertempuran Israel- Iran. Tentu ini akan memicu terjadinya perang global, terutama jika terjadi serangan nuklir," tuturnya.

"Indonesia jelas akan terkena dampak jika perang Dunia ketiga terjadi. Tapi dengan menghimpun kekuatan regional kawasan, seruan Prabowo untuk melakukan de-eskalasi konflik Israel-Iran akan lebih menggema," demikian Yusak menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya