Berita

Logo PKS/Ist

Politik

Mardani: PKS Harus Keluar dari Zona Nyaman

SELASA, 24 JUNI 2025 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus bertransformasi keluar dari middle party trap atau posisi partai menengah yang kerap terjebak stagnasi suara.

Hal ini diungkap politikus PKS Mardani Ali Sera yang dipercaya menjabat Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) untuk periode 2025-2030.

“Sudah saatnya PKS melompat ke level yang lebih tinggi. Butuh strategi terukur dan keberanian keluar dari zona nyaman. Ini momentum,” katanya lewat keterangan tertulis, Selasa, 24 Juni 2025.


Untuk menjawab tantangan tersebut, Mardani menekankan pentingnya kombinasi antara penokohan dan militansi kader. Menurutnya, penguatan figur-figur publik PKS yang kredibel harus berjalan beriringan dengan soliditas kader di akar rumput.

“Kita butuh wajah-wajah baru yang kuat secara elektabilitas, sekaligus mempertahankan kekuatan kaderisasi yang selama ini menjadi kekuatan utama PKS," jelasnya.

Di sisi lain, Mardani juga menyoroti pentingnya strategi 'micro targeting' yang lebih personal dalam menyapa rakyat.

“Rakyat desa harus kita temui langsung, dengarkan aspirasinya, kita bantu problemnya. Begitu juga kelas menengah yang makin rasional. PKS harus tampil sebagai penyambung lidah rakyat di semua lapisan,” tegas dia.

Dengan komposisi kepengurusan baru ini, PKS menargetkan mampu meningkatkan performa elektoral secara signifikan pada Pemilu dan Pilkada serentak mendatang.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya