Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sinyal Gencatan Senjata, Rupiah Balik Tekan Dolar ke Rp16.375

SELASA, 24 JUNI 2025 | 11:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sinyal gencatan senjata Iran-Israel yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membuat nilai tukar (kurs) Rupiah menguat.

Mata uang Garuda itu bertengger di Rp16.377 per Dolar AS atau menguat 115 poin pada pembukaan perdagangan Selasa 24 Juni 2025. 

Mengutip data Bloomberg, hingga pukul 10.35 Rupiah masih melanjutkan penguatan di level Rp16.375 per Dolar AS, atau menguat 0,71 persen dari perdagangan sebelumnya.


Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut gencatan senjata bertahap selama 24 jam akan dimulai sekitar tengah malam waktu timur AS. 

“Ini adalah akhir resmi dari konflik yang telah berlangsung hampir dua pekan,” tulis Trump, dikutip Associated Press.

Belum ada komentar langsung dari pihak Israel. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi membantah rencana gencatan senjata tersebut. Ia mengatakan bahwa Iran tidak akan ada penghentian serangan kecuali Israel menghentikan serangannya terlebih dahulu.

“Sebagaimana Iran telah berulang kali tegaskan: Israel melancarkan perang terhadap Iran, bukan sebaliknya. Sampai saat ini, tidak ada kesepakatan mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer,” kata Araghchi dalam pernyataan resminya di X.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya