Berita

Menlu Iran Abbas Araghchi/Net

Dunia

Iran Bantah Klaim Trump Soal Gencatan Senjata dengan Israel

SELASA, 24 JUNI 2025 | 09:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai adanya kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Israel. 

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Selasa pagi, 24 Juni 2025, beberapa jam setelah Trump mengumumkan dimulainya gencatan senjata secara sepihak.

“Sebagaimana Iran telah berulang kali tegaskan: Israel melancarkan perang terhadap Iran, bukan sebaliknya. Sampai saat ini, tidak ada kesepakatan mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer,” kata Araghchi dalam pernyataan resminya di X. 


Araghchi juga menegaskan bahwa Iran tidak berniat melanjutkan operasi militernya dengan syarat Israel menghentikan agresinya paling lambat pukul 04.00 pagi waktu Teheran. 

“Namun, keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan dibuat kemudian,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Trump menyatakan bahwa gencatan senjata total dan menyeluruh telah disepakati oleh kedua belah pihak. 

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan bahwa gencatan senjata bertahap selama 24 jam akan dimulai sekitar tengah malam waktu timur AS. 

Ia menyebut bahwa jangka waktu tersebut memberikan kesempatan bagi Iran dan Israel untuk menyelesaikan misi militer terakhir mereka.

“Ini adalah akhir resmi dari konflik yang telah berlangsung hampir dua pekan,” tulis Trump, sebagaimana dikutip Associated Press.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel. 

Justru sebaliknya, laporan dari berbagai sumber menunjukkan bahwa serangan udara Israel ke beberapa kota besar di Iran masih terus berlangsung, memperkuat keraguan terhadap validitas klaim Trump.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya