Berita

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim saat melakukan kunjungan kerja di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Senin, 23 Juni 2025/Istimewa

Politik

Lukmanul Hakim Minta Dirut RSUD Tarakan Kelola Pendapatan Secara Tepat

SELASA, 24 JUNI 2025 | 07:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, cukup menjanjikan. Sehingga penting untuk memastikan penggunaannya tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, menyoroti kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan, khususnya dalam hal pendapatan dan pengelolaan anggaran rumah sakit di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat pada Senin, 23 Juni 2025.

“BLUD-nya yang paling penting kita tekankan. Karena beban di rumah sakit itu terlalu besar. Kita mau lihat pendapatannya dan penggunaannya ke mana saja," ujar Lukman.


Lanjut Legislator PAN ini, optimalisasi anggaran bisa berdampak pada meningkatnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Itu yang kami ingin, mengoptimalkan supaya lebih baik rumah sakit berstandar internasional,” imbuhnya.

Di sisi lain, Direktur Utama RSUD Tarakan, Weningtyas Purnomorini mengatakan, target pendapatan Tahun Anggaran (TA) 2025 sekitar Rp450 miliar. 

"Kalau pendapatan kami masih berjalan, baru bulan Mei, dan sepertinya untuk pendapatan kami bisa optimis. Mudah-mudahan bisa mencapai target  Rp450 miliaran," kata Weningtyas.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya